Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 9 Agustus 2017 | 05:54 WIB
  • Proyek Tim Super PSG yang Tak Berhenti Sampai di Neymar

  • Oleh
    • Muchamad Syuhada
Proyek Tim Super PSG yang Tak Berhenti Sampai di Neymar
Photo :
  • REUTERS/John Schults
Penyerang baru Paris Saint-Germain (PSG), Neymar

VIVA.co.id – Ambisi besar untuk menguasi Eropa, bahkan dunia tampaknya sudah tertanam begitu dalam di PSG. Segala cara ditempuh, termasuk menghamburkan pundi-pundi uang.

Langkah praktis yang diambil adalah mencetak tim super. Banyak bintang didatangkan dan rekor transfer rela mereka pecahkan.

Neymar, pemain asal Brasil itu sejauh ini menjadi rekrutan termahal PSG. 222 juta euro, setara Rp3,4 trilun, digelontorkan.

Tapi jangan salah. Rupanya Neymar bukan akhir dari kegilaan PSG, khususnya di bursa transfer. Masih ada cerita lanjutan, dimana mereka terus memburu para penggawa nomor wahid.

Para Incaran Baru

Kebanyakan pihak berpikir, Neymar merupakan pembelian terakhir PSG musim panas ini. Uang Les Parisiens sudah tergerus habis untuk memboyongnya.

Namun pandangan itu, kemungkinan besar salah. Sebab sekarang berseliweran kabar PSG dikaitkan dengan sejumlah nama.

Pertama yakni Kylian Mbappe. Bintang muda AS Monaco tersebut malah diyakini telah mengikat kesepakatan dengan PSG. Sekarang tinggal mereka melobi juara liga Prancis itu untuk merealisasikan kepindahan.

180 juta euro bakalan dikeluarkan PSG buat Mbappe. Tapi isu yang merebak, mereka akan dibantu sponsor, nike, yang ingin mengumpulkan beberapa bintang produknya dalam satu tim.

Kedua, Philippe Coutinho. Untuk pemain ini mereka bakalan head to head dengan Barcelona yang tengah memburu pengganti Neymar. Komunikasi dengan pihak terkait sudah dibangun, tapi memang belum ada langah serius untuk eks penggawa Inter Milan tersebut.

ketiga, Alexis Sanchez. Proses negosiasi kabarnya tengah dilakukan oleh Direktur PSG, Antero Henrique, dengan agen winger Chile itu, Fernando Felicevich.

Neymar dan Alves yang merupakan teman akrab Sanchez saat bersama-sama di Barcelona membantu melakukan pendekatan personal. Dua bintang Brasil itu mencoba merayunya itu agar mengikuti jejak mereka.

Teakhir adalah Jan Oblak. PSG siap mencetak rekor lagi dengan memboyong kiper ini dari Atletico Madrid. Pemain asal Slovenia tersebut dihargai 100 juta euro. Angka tersebut melewati nilai transfer penjaga gawang termahal, 52 juta euro, yang hingga kini masih berada atas nama Gianluigi Buffon.

Awas Financial Fair Play

Bolehlah PSG bilang mereka punya banyak uang untuk mewujudkan semua transfer itu. Tapi harus diingat, ada regulasi Financial Fair Play (FFP) yang siap menjerat klub yang boros dalam pengeluaran.

Dari awal hal tersebut sudah diangkat sebagai wacana yang bisa membatasi kegilaan PSG. Tapi jika mengacu kepada ucapan Andrea Traverso, selaku kepada komite lisensi dan FFP UEFA, maka klub yang sekarang dipimpin Nasser Al Khelaifi itu bisa sedikit tenang melanjutkan kiprahnya di bursa transfer.

"Mereka masih mengikuti aturan, selama memiliki pendapatan besar. Mereka bisa beraksi di bursa transfer. Tapi bila melanggar aturan, maka akan dihukum," kata Traverso ketika mengomentari .

"Banyak yang cemas dengan investasi dari klub ini. Tapi pendapatan mereka terus tumbuh. Mereka punya perhitungan yang tepat untuk melakukan  investasi," sambungnya.

Traverso juga membeberkan bahwa batasan paling bawah dari regulasi FFP adalah defisit akumulatif selama tiga tahun setiap tim tidak boleh lebih dari 30 juta euro.

Terakhir kali membuka laporan keuangan kepada publik, PSG mengklaim telah mengantongi keuntungan 105 juta euro untuk musim 2015-2016. Jadi bagaimana, apa proyek gila PSG ini akan berlanjut?