Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 14 Agustus 2017 | 00:02 WIB
  • Alarm Bahaya untuk Juara Bertahan Premier League

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami
Alarm Bahaya untuk Juara Bertahan Premier League
Photo :
  • REUTERS/Dylan Martinez
Ekspresi kekecewaan pemain Chelsea

VIVA.co.id – Kejutan terjadi di pekan perdana Premier League musim 2017-18. Chelsea yang berstatus sebagai juara bertahan, takluk 2-3 dari Burnley di kandang sendiri, Sabtu 12 Agustus 2017.

Neraka di Stamford Bridge sudah dimulai sejak menit 14. The Blues harus bermain dengan 10 pemain, usai Gary Cahill diganjar kartu merah.

Bermain dengan 10 orang membuat tuan rumah limbung. Hal ini dimanfaatkan betul oleh Burnley. Tak tanggung-tanggung, mereka sukses menggelontorkan tiga gol lewat aksi Sam Vokes di menit 24, Stephen Ward (39'), dan gol kedua Vokes di menit 43.

Chelsea baru bisa membalas lewat aksi bomber anyar, Alvaro Morata di menit 69. Gol David Luiz di menit 88 belum cukup menghindarkan Chelsea dari kekalahan.

Chelsea bahkan harus bermain dengan 9 pemain dalam laga ini, usai Cesc Fabregas menerima kartu kuning kedua di menit 81. Hal ini, membuat Chelsea mengikuti torehan buruk Leicester City musim lalu.

Catatan tersebut adalah juara bertahan mengalami kekalahan di partai perdana. Tren negatif tersebut pertama kali dicatatkan Leicester, musim lalu. Mereka kalah 1-2 saat melawat ke KC Stadium, markas Hull City.

Padahal, di era sebelumnya, kekalahan di pekan pembuka belum pernah dicatatkan juara bertahan Premier League. Dan Chelsea tak mampu membuat tren bagus ini kembali berlanjut.

Manajer Chelsea, Antonio Conte menyebabkan torehan buruk yang diraih timnya. Menurutnya, kartu merah yang diterima Cahill membuat permainan The Blues sulit berkembang.

"Kami kehilangan keseimbangan usai kartu merah, dan kami harus memperbaiki banyak aspek," ujar Conte usai pertandingan, seperti dikutip dari laman resmi klub.

"Para pemain menunjukkan komitmen bagus di babak kedua, dan itu membuat saya sangat bangga," kata juru taktik asal Italia tersebut.

Selanjutnya: Chelsea Tak Panik