Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 25 Oktober 2017 | 05:29 WIB
  • Ambisi Kebangkitan Milan Mulai Berantakan

  • Oleh
    • Muchamad Syuhada
Ambisi Kebangkitan Milan Mulai Berantakan
Photo :
  • REUTERS/Alberto Lingria
Pemain AC Milan.

VIVA – Hanya dalam hitungan bulan, nasib AC Milan turun naik drastis. Dimulai dengan peralihan kepemilikan dari tangan Silvio Berlusconi kepada investor asal China yang dipimpin oleh pengusaha Yonghong Li, Rossoneri mulai membangun mimpi kebangkitan, namun belakangan malah kembali berantakan.

Langkah awal Milan merintis angan berjaya seperti pada era sebelumnya dimulai dengan melakukan investasi pemain secara besar-besaran. Hampir seluruh skuat mereka berganti. Dana sekitar Rp2,8 triliun dihabiskan hanya untuk belanja di bursa transfer.

Di pekan-pekan awal, Milan sempat tampil greget. Dua kemenangan beruntun di partai pembuka seolah menjadi sinyal nyata bahwa sang raksasa sudah terjaga dari tidurnya.

Sayangnya, setelah itu malah keraguan yang kembali muncul. Milan kembali tenggelam perlahan, hingga giornata 9, mereka sudah empat kali tumbang dan sekarang harus rela parkir di posisi 11 klasemen sementara dengan koleksi 13 poin.

Bintang-bintang anyar tak mampu menebus harga mahal yang telah dikeluarkan klub ketika memboyongnya mereka dari klub asalnya masing-masing. Salah satu contoh adalah Leonardo Bonucci, pemain yang dibajak dari Juventus.

Digadang-gadang mampu memimpin kebangkitan, yang ada malah dia seperti kehilangan arah permainan. Bonucci tidak sekokoh ketika membantu pertahanan Juventus mengadang gempuran musuh dan merebut enam Scudetto sebelumnya secara beruntun.