Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 28 November 2017 | 06:16 WIB
  • Panas di Dua Laga Pamungkas Liga 2

  • Oleh
    • Muchamad Syuhada
Panas di Dua Laga Pamungkas Liga 2
Photo :
  • https://www.liga-indonesia.id
Para pemain Persebaya Surabaya

VIVA – Kompetisi kasta kedua sepakbola Indonesia, atau biasa disebut Liga 2 sudah mencapai tahap akhir. Dua laga pamungkas siap digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Selasa, 28 November 2017.

Empat tim siap tempur. Pada partai final Persebaya Surabaya akan berhadapan dengan PSMS Medan. Lalu, pada perebutan peringkat ketiga, ada Martapura FC yang bakal berjibaku dengan PSIS Semarang.

Pamor sebagai juara menjadi sesuatu yang dikejar oleh dua finalis. Selain itu, panitia sudah mempersiapkan hadiah menggiurkan, berupa uang tunai mencapai Rp1 miliar.

Sementara itu, buat tim peringkat tiga, mereka sudah jelas punya target utama mengejar tiket promosi ke Liga 1. Salah satu antara Martapura atau PSIS akan mendampingi PSMS serta Persebaya yang sudah lebih dulu memastikan tempat di kompetisi kasta tertinggi tahun depan.

Persiapan Matang Persebaya dan PSMS

Bajul Ijo tampil meyakinkan di semifinal akhir pekan lalu. Mereka mampu melibas Martapura FC dengan skor meyakinkan, 3-1. Itu tentu menjadi modal positif tim jelang menghadapi laga final.

Dari awal, Persebaya menyatakan akan bekerja keras. Bukan cuma final ini, mereka ingin memperlihatkan kepada publik bahwa tim asal Kota Pahlawan memang pantas ada di kompetisi teratas.

"Kami pantas ke Liga 1, kami kerja keras dan melakukan semua untuk naik ke Liga 1. Karena dari petinggi klub, manajer, tim pelatih, dan pemain semua kerja keras untuk hasil ini. Sekarang saatnya kami fokus menatap final," kata pelatih Persebaya, Alfredo Vera.

PSMS pun tak kalah percaya diri. Pelatih Djadjang Nurdjaman sudah meminta timnya agar selalu optimistis dan menjaga fokus. Mantan arsitek Persib Bandung itu menegaskan skuatnya sudah siap tempur di pertandingan nanti.

"Kami optimis bisa menang dalam laga final. Waktu yang ada lebih fokus pada penyelesaian akhir dan ketenangan bermain," ujar pria yang akrab disapa Djanur itu.

Meski hanya memiliki waktu tiga hari mempersiapkan laga final, Djanur juga mengaku tidak ada masalah dalam proses pemulihan pemain.

"Insya Allah semua aman. Recovery pemain aman dan siap tempur," ungkapnya lagi.

Diakui Djanur, dari awal Persebaya memang difavoritkan untuk keluar sebagai juara. Itu berbanding terbalik dengan timnya, yang sempat terseok-seok di fase grup.

"Besok akan all out dengan kemampuan yang kami punya. Kami prediksi akan alot karena Persebaya sudah lama difavoritkan untuk juara di Liga 2 dan kami coba melawannya," tutur Djanur.