Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 18 Mei 2017 | 04:43 WIB
  • Lawan PSIM, Bagaimana Mental Persebaya Tanpa Iwan?

  • Oleh
    • Muhammad Indra Nugraha,
    • Nur Faishal (Surabaya)
Lawan PSIM, Bagaimana Mental Persebaya Tanpa Iwan?
Photo :
  • Abe Hedly/Dok. PBFC
Iwan Setiawan saat masih melatih Pusamania Borneo FC.

VIVA.co.id – Persebaya Surabaya bakal menjalani laga tandang Liga 2 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, pada Kamis, 18 Mei 2017. Berlaga di kandang lawan, Baju Ijo tanpa didampingi sang pelatih kepala, Iwan Setiawan.

Iwan hingga sekarang masih menjalani sanksi dari manajemen akibat keterlibatannya mengolok-olok suporter Persebaya, Bonek, seusai tanding melawan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu, 30 April 2017. Dia disanksi absen melatih anak asuhnya selama dua kali pertandingan dan denda Rp100 juta.

Selain itu, Iwan juga dilarang mendampingi timnya berlaga dalam satu kali pertandingan. Untuk sanksi ini, Iwan sebetulnya sudah menjalani karena tidak mendampingi Persebaya kala merumput melawan Persepam Madura Utama di Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, pekan lalu.

Eks pelatih Persija Jakarta itu semestinya sudah bisa mendampingi Persebaya melawan PSIM Yogyakarta besok. Tetapi manajemen sepertinya memutuskan lain. Bahkan, Iwan juga dikabarkan tidak akan dibawa manajemen untuk mendampingi tim pada laga berikutnya melawan PSBK Blitar.

Direktur Persebaya, Chandra Wahyudi, menyampaikan bahwa Iwan tidak dibawa ke Bantul untuk menjaga mental para pemain Persebaya melawan PSIM Yogyakarta. Menurutnya, saat ini mental pemain tengah bagus dan tidak ingin dibayangi insiden tidak baik sebelumnya.

“Keputusan final terkait kejelasan pelatih akan diambil setelah laga terakhir sebelum break,” kata Chandra melalui pesan tertulis yang diterima wartawan dari Media Officer, Roky Maghbal, pada Rabu, 17 Mei 2017.

Iwan sendiri mengaku hingga kini masih menunggu keputusan manajemen kapan bisa melatih anak asuhnya kembali di Persebaya. “Kapan saya kembali melatih, masih menunggu keputusan dari manajemen,” ujarnya dihubungi melalui wartawan melalui sambungan telepon.