Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 18 Juni 2017 | 04:20 WIB
  • PS TNI Labil, Kolev Berutang Penuhi Harapan

  • Oleh
    • Riki Ilham Rafles,
    • Bramono
PS TNI Labil, Kolev Berutang Penuhi Harapan
Photo :
  • Istimewa
Pelatih PS TNI, Ivan Kolev

VIVA.co.id – Pencapaian PS TNI di tujuh laga terkini Liga 1 2017 tak penuhi harapan. Labil, klub berjuluk The Army pun terlempar dari dari jalur juara ke urutan 11 klasemen. Kontroversi pergantian Laurent Hatton kembali diulik, Ivan Kolev berutang beri jawaban positif.

Nasi sudah menjadi bubur, manajemen PS TNI kini tinggal menyesali keputusan mendepak Hatton dan menghadirkan Kolev. Betul, kompetisi masih panjang. Masih terbuka berbagai kemungkinan di depan. Tapi, jika mau jujur dan mengukur dengan realita, keputusan itu cenderung blunder.

Di tangan Hatton, PS TNI meraup lima poin dari tiga laga awal. Menahan Borneo FC dan Persib Bandung 2-2 di kandang, Manahati Lestusen cs berjaya saat dijamu Bhayangkara FC. Mereka menang 2-1. Entah kenapa, tiba-tiba saja kontrak Hatton diputus. Kursi pelatih kepala dialihkan ke Kolev.

Bicara pengalaman dan pengetahuan tentang sepakbola Indonesia, modal Kolev tentu di atas Hatton. Kolev pernah menangani timnas Indonesia dan beberapa klub, termasuk Persija Jakarta. Ia memodifikasi formasi skuat dan cara bermain Persija dengan mengandalkan Bambang Pamungkas.

(Baca juga: Motivasi PS TNI Jungkalkan Perseru di Pakansari)

Sayangnya, trek rekor juru taktik asal Bulgaria itu tak berlaku linier di tengah sejumlah terobosan Liga 1 2017. Ia masih rada kagok menerjemahkan kewajiban menurunkan tiga pemain U-23 dalam formasi starting XI di setiap laga. Akibatnya jelas. PS TNI tampil labil di tujuh laga bersamanya.

Tiga kali menang, sekali imbang, dan tiga kali tumbang di tujuh laga adalah rapor PS TNI sejak dibesut Kolev. Dari jalur pacu juara, The Army pun drop ke urutan 11 klasemen dengan raihan 15 poin. Catatan selisih gol mereka tak kalah jeblok sekaligus merisaukan. Mereka defisit 3 gol (17-20).  
                        
Kemasukan 20 gol dari 11 laga adalah rapor terburuk kedua setelah Persegres Gresik United (kebobolan 22 gol) di antara 18 kontestan Liga 1 2017. Situasi ini yang mencuatkan kembali kontroversi keputusan penggantian arsitek The Army. Dan, Kolev harus membayarnya dengan pencapaian positif.   

Statistik PS TNI Hingga Laga ke-10 Liga 1 2017

Main: 10
Menang: 4
Imbang: 3
Tumbang: 3
Poin: 15
Posisi: 11
Gol memasukkan: 17
Gol kemasukan: 20
Defisit gol: 3
Rerata gol memasukkan: 1,7
Rerata gol kemasukan: 2
Menit menggolkan:
0-15: 0,0%
15-30: 17,6%
30-45: 17,6%
45-60: 23,5%
60-75: 11,8%
75-90: 29,4%