Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 18 Juni 2017 | 07:15 WIB
  • Laga Seru Arema Lawan Bali United Tercoreng Keputusan Wasit

  • Oleh
    • Muchamad Syuhada,
    • Lucky Aditya (Malang)
Laga Seru Arema Lawan Bali United Tercoreng Keputusan Wasit
Photo :
  • Istimewa
Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro

VIVA.co.id – Pelatih Bali United, Widodo C Putro tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat timnya kalah dengan skor 2-0 atas tuan rumah Arema FC, di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu, 17 Juni 2017.

Ia kecewa terhadap kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra, dengan sejumlah keputusan kontroversial yang dianggap merusak ritme permainan Bali United. Mulai dari pemberian hadiah penalti gol pertama Cristian Gonzales, hingga gol 'Tangan Tuhan' yang juga dicetak Gonzales.

"Sebetulnya sudah saya sampaikan, apa pun hasilnya apa pun keadaannya jangan emosi karena bisa merusak ritme permainan. Tapi namanya pemain, bisa panas saat di lapangan," kata Widodo C Putro.

Di luar kepemimpinan wasit, ia menilai pertandingan melawan Arema FC cukup seru. Widodo menyebut jika anak asuhnya belum bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.

"Pertandingan cukup seru. Dari Bali United ada banyak peluang tapi pemain tidak bisa memanfaatkan peluang untuk cetak gol. Sedangkan Arema mampu memanfaatkan peluang dengan baik," ujar Widodo.

Widodo mengaku akan melakukan evaluasi kinerja timnya selama libur Lebaran. Sebagai pelatih yang menangani tim di tengah kompetisi, ia harus terlebih dahulu belajar mengenal karakter pemainnya.

"Tentu ada banyak peluang yang harus jadi gol dan mungkin ke depan kami akan bermain lebih ke dalam atau terbuka. Saya sudah mulai mengenal karakter pemain saya. Ada banyak evaluasi, mungkin itu yang harus saya selesaikan," imbuh Widodo.

Sementara itu, keputusan menarik tiga pemajn asingnya pada babak kedua, Widodo mengatakan jika keputusan itu diambil semata kebutuhan taktik dan strategi. Silviano Comvalius, Nick Van Der, dan Marcos Flores dianggap tampil kurang maksimal.

"Pemain asing banyak ditarik itu soal taktik dan strategi, jika tidak bisa berkembang akan diganti. Mereka tampil 70 menit tapi tidak maksimal, ya saya tarik lagi," ujar Widodo C Putro.

Sementara itu, pemain Bali United, I Gede Sukadana juga mengatakan rasa kecewanya atas kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra. Mantan pemain Arema FC itu menilai Oki Dwi Putra merusak jalannya pertandingan.

"Selamat buat Arema, permainan sudah bagus untuk kedua tim. Cuma wasit sedikit merusak pertandingan," kata I Gede Sukadana. (art)