Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 03:30 WIB
  • Kontroversi Markas Perseru Jadi Keuntungan untuk Lawan

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami,
    • Bramono
Kontroversi Markas Perseru Jadi Keuntungan untuk Lawan
Photo :
  • Istimewa
Striker PS TNI, Sansan Fauzi Husaeni rayakan gol ke gawang Perseru

VIVA.co.id –  Perseru Serui kini dalam sorotan. Mainkan laga kandang di markas lawan karena Stadion Marora inferior, Perseru ambruk dan memancing kontroversi. PS TNI jadi kontestan terkini Liga 1 2017 yang diuntungkan. The Army menang 1-0.
 
Kontroversi tak berangkat dari rapor buruk Perseru selama melakoni laga malam di saat puasa Ramadan. Kontroversi dipicu izin PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi kepada Perseru buat menunaikan laga kandangnya tidak di tempat netral, tapi justru di markas lawan.
 
Pertanyaan kenapa PT LIB meloloskan Stadion Marora saat proses verifikasi pun mencuat. Sebab, fakta menunjukkan markas Perseru itu inferior. Secara teknis tak memenuhi syarat buat menghelat laga malam. Lalu, kenapa pula Perseru dibolehkan melakoni laga kandang di markas lawan?
 
Perseru memang sangat menderita akibat situasi itu. Tapi, di balik itu, sederet lawan diuntungkan karena laga tandang di Stadion Marora dialihkan ke markas mereka. Bali United, Persija Jakarta, dan terkini PS TNI menikmati keuntungan itu. Dan, Perseru pun menggelepar di markas mereka.
 
Menjamu Bali United di Gianyar, Perseru tumbang 1-3. Menjamu Persija di Bekasi, Laskar Cendrawasih Jingga takluk 0-3. Minggu 18 Juni 2017 malam di Stadion  Pakansari Cibinong, Bogor, giliran pasukan besutan Agus Yuwono kalah 0-1 dari PS TNI. Gol Sansan Fauzi di menit 45 jadi penentu.
 
Kontroversi itu hendaknya masuk agenda evaluasi PT LIB. Regulasi harus ditegakkan. Laga malam saat puasa Ramadan jelas menguak tantangan tersendiri, tapi bukan berarti harus permisif atas inferioritas dan pengalihan tempat berlaga yang tidak netral alias menguntungkan klub tertentu.
 
Selalu kalah pada laga kandang di markas lawan, Perseru terbenam di zona merah. Mereka hanya dapat enam poin dari 11 laga. Sebaliknya, kontestan yang diuntungkan dan menang berkesempatan merevisi posisi di klasemen. Tengok PS TNI. Mereka menempati urutan delapan dengan raihan 18 poin.    
 
Statistik Laga
Perseru Serui 0-1 PS TNI

Waktu: Minggu (18/6)
Tempat: Stadion Pakansari Cibinong, Bogor
Skor babak I: 0-1
Skor akhir: 0-1
Pencetak gol PS TNI: Sansan Fauzi (45)

Kartu kuning:
Perseru Serui:
Tonny Roy Ayomi (46), Fransiskus Mumpo (82), Ronaldo Meosido (88)
PS TNI: Roni Sugeng (47)

Total tembakan: Perseru Serui 3-8 PS TNI
Tembakan ke gawang: Perseru Serui 2-2 PS TNI
 
Susunan pemain:
Perseru Serui (4-2-3-1):
Sukasto Efendi - Tonny Roy Ayomi, Boman Bi Irie Aime, Bilbig Dian Mahrus, Kalvin Wopi, Ronaldo Meosindo, Franklin Rumbiak (Irfan Mofu 61), Omar Zeinedine (Fransiskus Mumpo 81), Alba Saves Serkadifat (72), Mariando Djonak, Silvio Escobar
Pelatih: Agus Yuwono
 
PS TNI (4-3-3):
Ravi Murdianto - Abduh Lestaluhu, Facundo Talin, Manahati Lestusen, Wawan Febrianto (Safri Al Irfandi 86), Muhammad Kasim Slamat, Roni Sugeng Ariyanto (Guntur Triaji 80), Hong Soon Hak, Leonel Jorge Nunez (Ahmad Nufiandani 65), Erwin Ramdani, Sansan Fauzi Husaeni
Pelatih: Ivan Kolev