Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 20:52 WIB
  • Irfan Bachdim Jadi Korban Tekel Sadis, Barito Minta Maaf

  • Oleh
    • Muchamad Syuhada,
    • Bobby Andalan (Bali)
Irfan Bachdim Jadi Korban Tekel Sadis, Barito Minta Maaf
Photo :
  • Istimewa
Penyerang Bali United, Irfan Bachdim

VIVA.co.id – Insiden tekel keras yang dilakukan oleh Douglas Ricardo kepada Irfan Bachdim membuat pertandingan Bali United melawan Barito Putera berlangsung panas. Betapa tidak, Douglas yang mengambil bola dari belakang membuat Irfan jatuh kesakitan.

Ia lantas bangkit dan mencekik Douglas. Insiden yang terjadi pada menit 67 itu membuat Irfan diganjar kartu merah. Sementara itu, Douglas diberi kartu kuning.

Irfan yang tak terima diganjal keras terlihat memprotes kepada Jacksen F Tiago. Jacksen pun menghampiri Irfan.

Keduanya terlibat percakapan sebelum akhirnya berpelukan. Rupanya Jacksen menyampaikan permohonan maaf kepada Irfan atas insiden yang bisa saja mencelakainya itu.

Pada kesempatan konferensi pers usai laga, Jacksen kembali meminta awak media menyampaikan permohonan maafnya kepada pemain berdarah Belanda tersebut.

"Kami minta maaf kepada Irfan. Mohon disampaikan permintaan maaf saya sebagai tim pelatih. Saya juga sudah bicara langsung dengan dia," ucap Jacksen, Jumat 14 Juli 2017.

Jacksen mengkhawatirkan kondisi Irfan, meski ia bukan anak asuhnya. Jacksen berharap tak mengalami cedera serius pada pertandingan yang berkesudahan 5-0 untuk Bali United itu.

"Mudah-mudahan tidak ada apa-apa terhadap Irfan," harap Jacksen.

Sementara itu, Widodo C Putro, pelatih Bali United memiliki pandangan senada dengan Jacksen. Meski, ia tak membenarkan reaksi Irfan. 

Namun, menurut dia, bisa saja insiden itu menjadi petaka untuk penyerang Tim Nasional Indonesia itu. Sebagai mantan pemain, Widodo menilai tindakan Irfan kepada Douglas adalah reaksi spontan.

"Saya tidak hanya pelatih, tapi bagian dari sepakbola Indonesia. Saya bertanggung jawab juga atas kemajuan sepakbola. Hidup mati saya akan menikmati berkembang atau redupnya sepakbola. Mari bersama-sama hormati sang pengadil, jangan sampai merugikan masing-masing pihak,” kata Widodo.

“Apa yang dilakukan (Irfan) spontanitas. Saya tidak menyalahkan dia karena diambil dari belakang. Bisa saja terjadi cedera serius semisal patah kaki. Tapi kondisi Irfan baik-baik saja. Ada cedera di kakinya sedikit terasa," tuturnya.