Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 16 Juli 2017 | 06:10 WIB
  • Djanur Buka-bukaan Soal Permasalahan di Persib

  • Oleh
    • Muhammad Indra Nugraha,
    • Dede Idrus (Bandung)
Djanur Buka-bukaan Soal Permasalahan di Persib
Photo :
  • https://twitter.com/Liga1Match
Para pemain Persib Bandung rayakan gol Billy Keraf

VIVA.co.id - Persib Bandung kembali meraih hasil negatif pada pekan ke-15 Liga 1, Sabtu 15 Juli 2017. Kondisi ini membuat Djadjang Nurdjaman memutuskan mundur sebagai pelatih Persib.

Maung Bandung dipaksa menyerah oleh Mitra Kukar dalam pertandingan di Stadion Aji Imbut. Atep cs kalah dengan skor 1-2.

Tercatat, dalam lima laga terakhir pun Persib hanya meraih satu kemenangan dan empat kekalahan. Ironisnya, satu kemenangan Persib (lawan PSM Makassar) tercipta kala tak didampingi oleh Djanur.

Baca Juga: Djanur Soal Penalti Persib dan Protes Mitra Kukar

Kini Persib menempati posisi 12 klasemen dengan raihan 20 poin dari 15 laga. Djanur mengungkapan permasalahan yang terjadi pada Persib hingga gagal menang, yakni tak adanya striker sebagai penggedor serangan.

"Faktor yang mencolok dalam kejadian ini saya tidak bisa menghadirkan sosok striker yang dibutuhkan. Dua striker yang ada tidak bisa dimainkan, satu cedera (Sergio Van Djik) dan satu lagi di luar ekspektasi (Carlton Cole)," kata Djanur usai laga.

Walau begitu, Djanur enggan menyalahkan siapa-siapa. Pelatih yang sukses membawa Persib juara ISL 2014 ini menegaskan bila semua ini murni kesalahannya sebagai orang yang memilih pemain.

Baca juga: Djanur Mundur dari Kursi Kepelatihan Persib

"(Masalah striker) itu bukan tanggung jawab siapa-siapa, tapi pelatih yang merekrutmen. Itu tanggung jawab pelatih jangan ada simpang siur itu mutlak kesalahan saya sehingga performa tim seperti ini, kalau saja ada striker maka persoalan selesai," ujar Djanur.

"Tapi di samping itu, dengan satu penyerang Shohei Matsunaga dan sisanya Billy Keraf adalah pemain tengah dan belakang. Ini betul-betul salah di perencanaan. Sekali lagi, yang paling bertanggung jawab saya sebagai pelatih," sambungnya.

Ini menjadi  pengunduran diri kedua Djanur musim ini. Ketika itu, ia juga sempat mengutarakan pengunduran dirinya setelah Persib kalah dari Bhayangkara FC.

Akan tetapi, manajemen tak mengabulkan permintaannya dengan tetap mempercayainya melatih Atep cs. Sayangnya, prestasi Persib tak kunjung membaik.