Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 16 Juli 2017 | 18:54 WIB
  • Tumbang di Laga Debut, Pelatih Borneo FC Tak Kecewa

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami,
    • Radhitya Andriansyah
Tumbang di Laga Debut, Pelatih Borneo FC Tak Kecewa
Photo :
  • Istimewa
Pelatih Borneo FC, Ricky Nelson (kanan) dan penyerang Shane Smeltz

VIVA.co.id – Pelatih caretaker Pusamania Borneo FC, Ricky Nelson, harus puas dengan hasil negatif dalam laga perdana menukangi armada Pesut Etam. Borneo FC tumbang 0-1 dalam laga pekan ke-15 Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu 16 Juli 2017.

Borneo FC yang tengah dalam masa transisi usai ditinggal pelatih, Dragan Djukanovic, sebenarnya tak bermain buruk. Ricky yang mendampingi Pesut Etam untuk pertama kalinya pasca penunjukan sebagai arsitek tim senior, mengaku masih bermasalah dengan waktu persiapan.

Ricky juga mengatakan, ia sudah mencoba menerapkan skema alternatif untuk melakukan serangan. Hanya saya, kondisi beberapa pemain yang baru pulih cedera, membuat rencananya tak berjalan.

"Kami bersyukur dengan hasil ini. Kita baru bersama di tim ini tiga hari. Saya diberi kesempatan oleh manajemen untuk memperbaiki tim terutama di pertandingan tandang," ujar Ricky kepada wartawan usai pertandingan.
                                  
"Ada kelemahan di lini belakang dari pemain kita. Ini yang bisa dimanfaatkan oleh Persija. Tapi, kita sudah coba berani untuk menguasai bola, menekan lawan, dan coba beberapa skema. Tapi sayangnya, plan B yang saya buat justru tidak berjalan karena beberapa pemain baru sembuh cedera," katanya. 

Marquee player Borneo, Shane Smeltz, juga ikut angkat bicara pasca kekalahan timnya. Dengan sportif, Smeltz mengakui kekalahan timnya atas Persija. Namun demikian, penyerang veteran Timnas Selandia Baru ini melihat secerca harapan dengan kedatangan Ricky Nelson sebagai pelatih anyar Borneo.

"Memang kita mengalami kekalahan lagi. Tapi, saya melihat ada perubahan dalam tim, terutama dengan datangnya pelatih baru. Tentu, kita harus bekerja lebih keras lagi untuk kembali merebut kemenangan," ucap Smeltz.