Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 14:37 WIB
  • Pertarungan Hidup Mati di Grup 7 Liga 2

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila,
    • Bobby Andalan (Bali)
Pertarungan Hidup Mati di Grup 7 Liga 2
Photo :
  • VIVA.co.id/Bobby Andalan (Bali)
Konferensi pers jelang laga PS Badung Vs Persekam Metro FC.

VIVA.co.id – PS Badung akan menjamu Persekam Metro FC di Lapangan Samudera Kuta dalam laga lanjutan Liga 2, Sabtu 12 Agustus 2017. Kedua tim dipastikan akan tampil habis-habisan untuk dapat lolos tanpa melalui fase play off. Pasalnya, kedua tim memiliki poin sama. PS Badung menempati urutan kelima, sementara Persekam Metro FC di posisi keempat.

Situasi kurang beruntung tengah dialami Persekam Metro FC. Empat pertandingan terakhir yang mereka lakoni berujung dengan petaka. Persekam Metro FC tak menuai kemenangan sekalipun. Asisten Pelatih Persekam Metro FC, Mahmudiyono, menyadari kondisi timnya. Ia memilih realistis kala bertamu ke Pulau Dewata.

"Kita realistis saja. Kita berusaha memaksimalkan pemain yang ada. Kesamaan poin tentu kita berusaha merebut poin di sini. Kita motivasi anak-anak di grup ini, agar poin tidak terpaut jauh," katanya.

Jika Persekam Metro FC sedang terpuruk, kondisi sebaliknya dialami oleh PS Badung. Tim yang bermarkas di Kuta itu memiliki hasrat menggeser posisi Persekam Metro FC. Pelatih PS Badung, Nyoman Sujata berharap timnya mampu meraih poin maksimal bermain di hadapan publik sendiri.

"Di Malang, kita kalah 2-0 dari Persekam. Mudah-mudahan kita bisa menang di sini," harap dia.

Bagi Sujata, pertandingan kontra Persekam Metro FC ibarat final.

"Ini partai hidup mati. Kami urutan kelima dan mereka urutan keempat. Ini pertandingan penting untuk PS Badung. Kita ingin memperbaiki klasemen," kata dia.

Kendati begitu, Sujata mengakui kemenangan bukan hal mudah yang mampu diraih. Semua elemen dalam tim wajib bekerja keras.

"Tim cukup bagus mereka. Yang memperebutkan tiga empat tak play off cukup ramai. Posisi kita belum aman. Agregat tandang kandang ada poin untuk meningkatkan klasemen. Meski mereka beberapa kali kalah, tetapi itu tidak bisa menjadi patokan. Kebangkitan mereka kita waspadai. Kita sudah duduk bersama satu tekad, berjuang dulu. Kita bidik posisi klasemen tiga atau empat," katanya.