Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 13 September 2017 | 15:52 WIB
  • Aksi 'Save Rohingya' Bobotoh Belum Dibahas Komdis

  • Oleh
    • Satria Permana,
    • Yudhi Maulana
Aksi 'Save Rohingya' Bobotoh Belum Dibahas Komdis
Photo :
  • VIVA.co.id/ Dede Idrus (Bandung)
Koreografi Bobotoh untuk Rohingya

VIVA.co.id – Koreografi Bobotoh dalam laga Persib Bandung versus Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu 9 September 2017 lalu, sedang menjadi bahasan. Akibat aksi tersebut, Persib kini terancam sanksi denda dari Komisi Disiplin PSSI.

Seperti diketahui, di laga tersebut, Bobotoh melakukan koreografi dengan membentuk kalimat 'Save Rohingya'. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap tragedi pembantaian etnis Rohingya di Myanmar.

Namun, sebenarnya hal ini tak boleh dilakukan. Mengacu pada aturan FIFA, segala tindakan berbau politik tak seharusnya masuk ke dalam stadion, apa pun alasannya.

Di kancah Eropa, beberapa pemain juga sudah merasakan sanksi terhadap aksi serupa. Frederic Kanoute paling sering merasakannya.

Masih segar dalam ingatan saat Kanoute melakukan selebrasi dengan menunjukkan tulisan 'Save Palestine' di bajunya. Usai aksi ini, Kanoute didenda.

Terkait kasus Bobotoh, Komdis PSSI masih menunggu laporan resmi dari Pengawas Pertandingan. Baru setelahnya, Komdis akan mengambil tindakan terkait kasus ini.

"Belum ada agendanya (sidang) untuk masalah itu. Kami tunggu dulu Perangkat Pertandingan melapor ke PT Liga Indonesia Baru. Setelah ada aduan, baru ke kami. Laporan sendiri belum ada. Jadi, Komdis masih menunggu," kata anggota Komdis PSSI, Dwi Irianto, Rabu 13 September 2017.