Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 10 Oktober 2017 | 15:54 WIB
  • Persib Siap Ambil Untung dari Kisruh Jatah Kompetisi Asia

  • Oleh
    • Satria Permana,
    • Dede Idrus (Bandung)
Persib Siap Ambil Untung dari Kisruh Jatah Kompetisi Asia
Photo :
  • VIVA.co.id/Daru Waskita (21-9-17)
Pemain Persib Bandung (biru).

VIVA.co.id – Bhayangkara FC berpotensi jadi juara Liga 1 musim ini. Mereka pun berpeluang untuk mendapatkan jatah mewakili Indonesia di kompetisi antarklub Asia.

Namun, nasib Bhayangkara FC untuk mewakili Indonesia di kompetisi antarklub Asia sampai sekarang masih belum jelas. Masalah lisensi membuat posisi Bhayangkara terjepit.

Seperti diketahui, untuk bisa ikut dalam kompetisi Asia, setiap klub harus melakoni proses lisensi AFC. Dan, salah satu syarat mendapatkan lisensi AFC adalah badan hukum sebuah klub harus sudah dua tahun berdiri.

Badan hukum yang menaungi Bhayangkara belum cukup syarat. Sebab, mereka baru pada 2017 lalu mengambil alih badan hukum dari Surabaya United.

Kondisi ini tentu memberikan keuntungan bagi klub di bawah Bhayangkara, kecuali Madura United yang juga mengalami masalah serupa.

PSM Makassar dan Bali United pun berpeluang besar mewakili Indonesia di pentas Asia. Tapi, sebenarnya masih ada klub lain yang bisa mewakili Indonesia di kompetisi antarklub Asia.

Mereka sudah memenuhi syarat dan memegang lisensi. Persib Bandung jadi salah satu tim yang sudah memenuhi syarat untuk tampil di pentas Asia.

Dan, jika ditawarkan oleh PSSI untuk menggantikan posisi Bhayangkara, Persib siap mengambil kesempatan tersebut.

"Kami siap jika dipercaya tampil di Liga Champions Asia. Persib akan menyiapkan semuanya," ujar manajer Persib, Umuh Muchtar, Selasa 10 Oktober 2017.

Umuh mengatakan tim berjuluk Maung Bandung ini layak manggung di Liga Champions Asia karena berstatus juara bertahan Liga Indonesia 2014 lalu. Terakhir, mereka mengikuti ajang tersebut pada 1995 lalu.

"Sampai sekarang Persib masih juara bertahan. Persib juga punya nama besar," terang manajer yang akrab disapa Wak Haji ini. (one)