Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 27 Oktober 2017 | 06:25 WIB
  • Pelatih Bhayangkara FC Trauma Gagal Tampil di Level Asia

  • Oleh
    • Radhitya Andriansyah,
    • Pratama Yudha
Pelatih Bhayangkara FC Trauma Gagal Tampil di Level Asia
Photo :
  • Istimewa
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy

VIVA – Meski mengaku tak dipusingkan dengan masalah lisensi, pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengaku kecewa berat andai timnya gagal mentas di kompetisi Asia. Untuk itu, McMenemy meminta agar manajemen secepatnya menyelesaikan masalah tersebut.

Klub berjuluk The Guardian itu memang berpeluang besar untuk menjadi salah satu wakil Indonesia di kompetisi Asia musim depan. Bhayangkara saat ini menghuni posisi kedua di klasemen sementara dan masih berpeluang juara di akhir musim.

Sayang, terbukanya peluang menjadi juara justru tak seiring dengan peluang menjadi wakil Indonesia di kancah Asia. Sebab, hingga saat ini baru ada dua tim Liga 1 yang dinyatakan lolos verifikasi AFC, yakni Persib Bandung, Arema FC. Sementara tiga tim lagi, Persija Jakarta, Madura United, dan Bali United, masih dalam proses lebih lanjut. Sedangkan sisanya dinyatakan tidak lolos.

Hal ini pernah dialami oleh Simon ketika menangani klub Filipina, Loyola Meralco Sparks. Kala itu, dia juga gagal tampil di level Asia karena terganjal lisensi. Maka itu, pelatih berpaspor Skotlandia ini berharap tak terulang bersama Bhayangkara.

"Saya sangat kecewa apabila kembali gagal berkompetisi di Asia karena sebelumnya saya pernah mengalami hal yang sama ketika melatih salah satu klub di Filipina. Saat itu kami dapat jatah tampil di Asia tapi gagal karena masalah lisensi," kata Simon kepada wartawan.

"Maka itu saya sudah meminta kepada manajemen agar hal ini segera diselesaikan. Sebab, bukan kondisi yang ideal ketika tim-tim bagus di Indonesia tak bisa tampil di level yang lebih tinggi," jelasnya.

Saat ini, Bhayangkara tengah mengajukan banding atas keputusan tersebut. Pengajuan banding juga hanya diberi waktu dua hari sejak putusan pertama dikeluarkan. (ase)

Liga 1 hanya tinggal tiga pertandingan saja. Saling adu sikut antara klub papan atas dan juga di zona degradasi. Lihat preview dan prediksi lengkapnya di JELANG LAGA VIVA.co.id.