Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 27 Oktober 2017 | 19:33 WIB
  • Kalah dari Persib, Mitra Kukar Kritik Wasit Bahrul Ulum

  • Oleh
    • Riki Ilham Rafles,
    • Dede Idrus (Bandung)
Kalah dari Persib, Mitra Kukar Kritik Wasit Bahrul Ulum
Photo :
  • VIVA.co.id/Dede Idrus
Pelatih Mitra Kukar, Yudi Suryata dan Bayu Pradana

VIVA – Mitra Kukar dipaksa menyerah 1-3 kala melawat ke Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, dalam laga pekan ke-32 Liga 1, Jumat, 27 Oktober 2017. Sempat bisa menyulitkan tim tuan rumah, di menit akhir mereka kebobolan dua gol.

Sepanjang babak pertama, kedua tim bermain sama kuat 0-0. Baru di babak kedua, tim tuan rumah unggul berkat gol Febri Hariyadi. Selang 12 menit kemudian, Marclei Santos menyamakan kedudukan.

(Baca juga: Kemenangan Persib Jadi Obat Pelipur Lara Bobotoh)

Permainan menjadi semakin ketat di 20 menit waktu tersisa. Dan gawang Mitra Kukar akhirnya jebol lagi pada menit 90+1. Sundulan Achmad Jufriyanto salah diantisipasi oleh kiper Mitra Kukar, Geri Mandagi.

Selang dua menit kemudian, Raphael Maitimo menegaskan kemenangan Maung Bandung melalui eksekusi penalti. Pelatih Mitra Kukar saat konferensi pers tak bisa menyembunyikan kekecewaan terhadap wasit Bahrul Ulum.

Dia menganggap, Ulum sudah kehilangan fokus dalam memimpin karena staminanya habis. Hal itu terbukti dari insiden pergantian pemain di menit akhir.

Yudi memasukkan Herwin Tri Saputra untuk menggantikan Saepulloh Maulana yang cedera. Begitu asisten wasit mempersilakannya masuk, dia pun berlari membantu pertahanan yang sedang mengantisipasi tendangan bebas.

Namun, Ulum memiliki keputusan lain. Dia memanggi Herwin dan menyuruhnya untuk keluar lagi seraya memberi kartu kuning. Sebelum Herwin masuk kembali ke lapangan, pemain Persib dipersilakan untuk mengeksekusi tendangan bebas.

Dan di sanalah terjadi gol keunggulan yang dicetak Jufriyanto. Yudi melihat seharusnya hal itu tak terjadi. Sebab, permainan anak asuhnya menjadi kacau karena keputusan Ulum tersebut.

"Saya melihat konsistensi wasit saat pemain kami disuruh masuk lapangan, tapi malah di kartu kuning. Sehingga di sisa menit akhir pemain jadi kacau," ujar Yudi.

(Baca juga: Persib Akhirnya Menang)

Terkait hasil ini, Yudi mengaku sangat kecewa. Dia merasa anak asuhnya bisa membawa pulang setidaknya satu poin dari lawatan kali ini.

"Tentu saja hasil yang diperoleh sangat mengecewakan, padahal kita bisa menahan hingga waktu normal kurang satu menit, tapi Persib bisa tambah gol. Terus dibuat lagi lewat titik penalti oleh Raphael Maitimo," tuturnya. (ase)