Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 3 November 2017 | 20:49 WIB
  • Persib: Kita Dihancurin

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila,
    • Fajar Sodiq (Solo)
Persib: Kita Dihancurin
Photo :
  • tvOne
Persija vs Persib

VIVA – Manajer Persib Umuh Muchtar kecewa dengan kepemimpinan wasit saat timnya melawan Persija di Stadion Manahan, Solo, Jumat 3 November 2017.

Menurut Umuh, berulang kali keputusan pengadil lapangan merugikan Maung Bandung. Paling fatal, saat bola jelas-jelas masuk gawang Persija dengan bukti jaring terangkat karena terkena si kulit bundar tak dianggap gol oleh wasit.

Persib jelas kecewa. Ketika itu, sejumlah pemain sudah melakukan selebrasi tapi wasit tak meniup peluit tanda gol justru menginstruksikan pertandingan dilanjutkan.

Pada babak kedua, Persib melakukan protes keras usai Vladimir Vujovic diberi dua kartu kuning sekaligus yang berarti harus meninggalkan lapangan pada menit 83. Persib protes, para pemain berkumpul di pinggir lapangan. Pada menit 84, wasit meniup peluit tanda pertandingan selesai.

Umuh mengungkapkan rencana untuk menghentikan pertandingan itu sudah mulai muncul saat babak pertama karena percuma melanjutkan permainan jika kepemimpinan wasitnya seperti itu. 

"Ini diteruskan juga nggak akan menang. Saya sudah ngomong tapi saya tidak katakan kepada pemain. Saya bilang pasti tidak menang. Kita dihancurin jadi teruskan juga tetep percuma," ucapnya. 

Bagaimana bila aksi Persib berhenti sebelum waktunya itu berbuntut sanksi berat? Umuh menyerahkan semua kejadian itu ke PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Umuh menyerahkan sepenuhnya, biar lembaga tersebut yang menilainya.