Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 10:38 WIB
  • Bhayangkara FC Tak Mau Pusingkan Kontroversi Status Juara

  • Oleh
    • Satria Permana
Bhayangkara FC Tak Mau Pusingkan Kontroversi Status Juara
Photo :
  • Istimewa
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy

VIVA – Status juara Liga 1 yang disandang Bhayangkara FC masih menjadi kontroversi hingga sekarang. Sebab, status juara yang mereka sandang digugat banyak pihak.

Para pemain hingga elemen klub rival merasa heran dengan status juara Bhayangkara. Mereka pun menyindir PT Liga Indonesia Baru, selaku operator Liga 1, karena dianggap tak becus dalam bekerja.

Berbagai kecaman dan kontroversi ini muncul setelah Bhayangkara mendapatkan durian runtuh dari Komisi Disiplin PSSI. Mereka diberikan hadiah tiga poin usai Mitra Kukar dinyatakan bersalah lantaran menurunkan pemain ilegal, Mohamed Sissoko.

Di sisi lain, Mitra Kukar merasa tak menerima pemberitahuan terkait status Sissoko. Banding pun dilakukan. Tapi, saat banding dilakukan, perhitungan poin di klasemen sudah memberikan Bhayangkara tiga poin dan mereka menjadi raja di Liga 1, karena perhitungan head to head dengan Bali United juga lebih baik.

Pemain seperti Hamka Hamzah dan Sylvano Comvalius meradang dengan cara operator dan PSSI bekerja. Bahkan, Comvalius merasa kompetisi Liga 1 seperti sebuah sirkus yang bisa disulap.

Pelatih Bhayangkara, Simon McMenemy, tak peduli dengan sindiran-sindiran tersebut. Simon menyatakan secara faktual, Bhayangkara sudah jadi juara.

"Kami menang lebih banyak dari tim-tim lain. Saya sangat bangga jadi pelatih Bhayangkara. Meski finis di urutan 2 atau 3, faktanya kami juara," kata Simon.

Rasa terima kasih pun dilontarkan Simon kepada fans Bhayangkara, Bharamania. "Ini kemenangan kami," tegas Simon. (one)