Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 11:59 WIB
  • Dagelan Mitra Kukar di Liga 1 Bikin Pelatih Persija Geli

  • Oleh
    • Satria Permana,
    • Pratama Yudha
Dagelan Mitra Kukar di Liga 1 Bikin Pelatih Persija Geli
Photo :
  • Twitter/@Persija_Jkt
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco

VIVA – Kasus konyol terjadi di kompetisi Liga 1. Jelang penghujung musim, terjadi sebuah kesalahan yang membuat status juara Bhayangkara digugat banyak pihak.

Masalah yang menggelikan ini terkuak saat Bhayangkara melakukan protes kepada PT Liga Indonesia Baru terkait keputusan Mitra Kukar memainkan gelandang andalannya, Mohamed Lamile Sissoko, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Aji Imbut, 3 November 2017 lalu.

Padahal, Sissoko saat itu tak boleh dimainkan. Penyebabnya adalah karena Sissoko mendapat sanksi larangan bermain sebanyak dua kali dari Komisi Disiplin PSSI.

Berawal dari keputusan Mitra Kukar menurunkan Sissoko, Bhayangkara mendapatkan berkah. Hasil imbang 1-1 di laga Mitra Kukar versus Bhayangkara dibatalkan.

Komisi Disiplin PSSI menyatakan Mitra Kukar kalah 0-3 dan Bhayangkara mendapat hadiah tiga poin. Spontan, keputusan Komdis mendapat tanggapan sinis dari berbagai pihak.

Saat yang lain menyoroti sikap Komdis atau PSSI, pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Rodrigues alias Teco, justru menertawakan sikap Mitra Kukar yang tetap menurunkan Sissoko.

"Saya baru dengar kalau Mitra Kukar menurunkan pemain yang dilarang tampil. Ini sangat lucu karena di setiap MCM selalu dibahas siapa saja pemain yang tidak boleh diturunkan. Kenapa Mitra Kukar sampai tidak mengetahui hal ini?" kata Teco.

Dalih Mitra Kukar terkait tak ada nama Sissoko dalam nota larangan bermain, seharusnya tak jadi alasan utama. Tim pelatih Mitra Kukar, disebut Teco, seharusnya sudah memiliki catatan tersendiri.

"Tim pelatih harus tahu dan punya catatan siapa pemain yang tidak boleh main. Dari PSSI atau PT. LIB juga ada suratnya. Jadi saya bilang kasus ini lucu," jelasnya. (one)