Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 12:22 WIB
  • Kesalahan Konyol Mitra Kukar Picu Kisruh di Liga 1

  • Oleh
    • Satria Permana,
    • Ridho Permana
Kesalahan Konyol Mitra Kukar Picu Kisruh di Liga 1
Photo :
  • Istimewa
Marquee player milik Mitra Kukar, Mohammed Sissoko (tengah)

VIVA – Kontroversi status juara yang menyelimuti Bhayangkara FC mulai terkuak. Mereka sudah selayaknya untuk dianggap sebagai juara di ajang Liga 1.

Mengapa? Jawabannya adalah kasus penurunan pemain ilegal yang dilakukan Mitra Kukar mulai menemui kejelasan.

Pihak Mitra Kukar mengakui kesalahannya terkait status Mohamed Sissoko. Mitra Kukar ternyata tak membaca salinan putusan Komisi Disiplin PSSI yang dikirimkan melalui surat elektronik ke administrator mereka.

"Benar, surat itu tak dikirimkan ke admin kami. Demi Allah, tak terbaca. Betul, ada keteledoran kami soal Sissoko," kata Direktur Operasional Mitra Kukar, Suwanto, saat dihubungi VIVA, Kamis, 9 November 2017.

Bukan cuma itu, Suwanto menyatakan tak tahu jika ada hukuman tambahan ketika seorang pemain mendapatkan kartu merah langsung. Dan, Sissoko mendapatkan hukuman tambahan berupa larangan bermain di dua laga karena kena kartu merah langsung kala tampil pada pertandingan melawan Borneo FC, 23 Oktober 2017 lalu.

Akibat keteledoran manajemen, Mitra Kukar pun harus menelan pil pahit. Mereka dinyatakan kalah WO melalui keputusan Komdis PSSI, karena alasan menurunkan pemain ilegal.

Suwanto menyatakan Mitra Kukar bukan aktor tunggal dari kesalahan ini. PT Liga Indonesia Baru, disebut Suwanto, seharusnya mengingatkan mereka saat melakoni match coordination meeting (MCM) yang digelar sebelum pertandingan.

"LIB juga terima surat itu, seharusnya kami diberitahu ketika MCM. Itu yang kami sayangkan, harusnya saling mengingatkan," terang Suwanto. (ase)