Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 16:00 WIB
  • Cara Sportif Bali United Usai Gagal Juara Liga 1

  • Oleh
    • Radhitya Andriansyah
Cara Sportif Bali United Usai Gagal Juara Liga 1
Photo :
  • Liga-Indonesia.id
Para pemain Bali United merayakan gol

VIVA – Bali United akhirnya harus mengubur mimpi juara Liga 1 2017. Armada Serdadu Tridatu harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC, yang keluar sebagai juara Liga 1 usai memetik kemenangan atas Madura United.

Meski demikian, Bali United tak lantas berkecil hati dan putus asa. Pasukan Widodo Cahyono Putro ini menunjukkan sportivitas dan rasa legowo usai kegagalannya.

Sylvano Comvalius cs sebenarnya sempat menjaga asa juara Liga 1, saat memetik kemenangan di kandang PSM Makassar 1-0 dalam laga pekan ke-33, Senin 6 November 2017 lalu. Saat itu, Bali United sukses menambah poin menjadi 65, atau terpaut satu poin dari Bhayangkara FC di puncak.

Sebelumnya, Bhayangkara FC hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Mitra Kukar saat bertandang ke Stadion Aji Imbut, Tenggarong, 3 November 2017 WIB. Namun, hasil imbang tersebut akhirnya dianulir Komdis PSSI. Komdis memutuskan Bhayangkara FC menang 3-0, lantaran Mitra Kukar dianggap melanggar regulasi.

Dalam laga kontra Bhayangkara FC, Mitra Kukar menurunkan Mohamed Sissoko, yang masih terkena sanksi larangan bermain. Akibat memainkan eks gelandang Juventus dan Liverpool itu, Mitra Kukar dinyatakan kalah.

Keputusan ini jelas membuat Bali United kecewa. Sebab, dengan kemenangan Bhayangkara maka peluang Bali United untuk juara hampir tertutup. Bali United yang masih memiliki satu laga sisa dipastikan kalah head to head dari Bhayangkara FC.

Pun dengan Bhayangkara FC, yang juga masih memiliki satu laga sisa kontra Persija. Seandainya Bhayangkara FC kalah dalam laga terakhirnya kontra Persija, pasukan Simon McMenemy tetap menjadi pemuncak karena keunggulan head to head tadi.

Namun demikian, Bali United tak lantas tenggelam dalam kekecewaan. Sikap sportif ditunjukkan Bali United, sebagai tim yang berasal dari sebuah kota pariwisata. Manajemen Bali United mengatakan boleh saja kecewa tapi tidak dengan aksi anarkis. Bali United menegaskan jika sepakbola adalah salah satu destinasi wisata Bali, dan bukti jika warga Bali cinta damai.

"Kecewa? Boleeeee... Anarkis? Jangaaaaan! Ini Bali... Setiap hari liburan. Jadikan sepakbola pariwisata baru di pulau Bali, karena Bali cinta Damai," bunyi pernyataan Bali United di Twitter.

Selanjutnya, Bali United akan melakoni laga pamungkas Liga 1 kontra Persegres Gresik United. Bali United akan menjamu Persegres di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu 12 November 2017. (one)