Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 11 November 2017 | 22:03 WIB
  • Meski Tak Juara, Bali United Ingin Nomor 1 di Hati Suporter

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila,
    • Bobby Andalan (Bali)
Meski Tak Juara, Bali United Ingin Nomor 1 di Hati Suporter
Photo :
  • Liga-Indonesia.id
Para pemain Bali United saat merayakan gol.

VIVA – Bali United akan menjamu Persegres Gresik United pada laga terakhir Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Meski pertandingan itu tak akan memengaruhi apa pun pada posisi Bali United di klasemen Liga 1, namun Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro meminta anak asuhnya untuk tampil maksimal memenangkan laga.

“Kami untuk pertandingan besok tidak main-main, akan tetap fight. Untuk akhir kompetisi ini saya harapkan pemain juga begitu untuk pertandingan besok,” kata Widodo pada pre-macht di Kuta, Sabtu malam 11 November 2017.

Dengan bermain serius, Widodo ingin menunjukkan jika Bali United memang layak menduduki peringkat pertama, utamanya di hati para suporter. “Tentu kami ingin menunjukkan kepada fans bahwa kami layak untuk menjadi yang nomor satu di hati para suporter,” ujar Widodo.

Sejak menjadi pemain hingga pelatih, Widodo memegang teguh filosofi jika sepakbola adalah sebuah tontonan menghibur. Pada saat yang sama, pertandingan itu mesti mengedepankan fair play. Ada kerja keras di dalamnya untuk mencapai kemenangan.

“Kemenangan yang dicapai dengan kerja keras itu akan lebih enak. Selama ini pertandingan kami di home cukup menghibur. Itu semua diciptakan, bukan kebetulan,” jelas Widodo.

Untuk itu, tak ada kata bermain-main dalam kamus Widodo meski secara posisi di klasemen mereka terpaut begitu jauh dengan Persegres Gresik United. “Saya katakan tadi, kita tidak akan main-main meski secara klasemen terpaut jauh, karena ini tontotan, ini hiburan,” paparnya.

Kendati begitu, Widodo tak menampik akan memberikan kesempatan bermain anak asuhnya yang jarang mendapat jam bermain. “Tapi tetap ada pemain yang mendapat kesempatan bermain. Kalau memungkinkan akan ada rotasi,” katanya.

“Sepakbola itu hiburan berupa permainan yang bagus dengan jumlah gol yang banyak. Permainan ini hanya bisa dimenangkan dengan hati,” tambah Widodo.

Hal senada diungkapkan oleh Ricky Fajrin. Menurutnya, ia dan rekan-rekannya telah berkomitmen untuk meraih tiga poin pada laga pamungkas Serdadu Tridatu. Ricky enggan tampil main-main. Apalagi, pada laga yang digelar esok hari itu akan disaksikan langsung oleh orangtuanya yang selama tiga musim ia bersama Bali United belum pernah menonton langsung pertandingan. 

“Meski tidak bisa meraih gelar juara, kami berkomitmen fight meraih tiga poin di pertandingan terakhir. Sangat senang ditonton keluarga secara langsung. Pertandingan besok sangat spesial buat saya,” tuturnya. (ren)