Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 13 November 2017 | 10:36 WIB
  • Manajemen Bhayangkara Angkat Bicara soal Tudingan MU

  • Oleh
    • Satria Permana
Manajemen Bhayangkara Angkat Bicara soal Tudingan MU
Photo :
  • VIVA/Syahrino Putama
Bhayangkara FC Juara Liga 1

VIVA – Keberhasilan Bhayangkara FC dalam menjuarai Liga 1 musim ini dipenuhi kontroversi. Banyak kasus yang membuat pihak-pihak terkait menggugat status juara Bhayangkara.

Salah satunya adalah Madura United. Melalui manajernya, Haruna Sumitro, pihak Madura United menyatakan ada sebuah praktik kotor yang terjadi sebelum laga melawan Bhayangkara, 8 November 2017 lalu.

Haruna mengklaim ada pihak-pihak tertentu yang menekan Madura United dalam kesempatan tersebut. Dia menyatakan tindakan ini sebagai sebuah kriminalisasi dalam sepakbola.

Manajer Bhayangkara, AKBP Sumardji, angkat bicara terkait tudingan miring yang dilontarkan Haruna. Sumardji menyatakan seharusnya pernyataan yang dialamatkan kepada Bhayangkara disampaikan langsung ke PT Liga Indonesia Baru, selaku operator Liga 1, atau PSSI.

"Namun, semua pernyataan, pemberitaan tersebut, menjadi perhatian khusus dan sangat serius bagi manajemen Bhayangkara untuk ditindak lanjuti," kata Sumardji.

Dijelaskan Sumardji, secara teknis Bhayangkara sebenarnya layak juara. Ada beberapa indikator, yang disebutkan Sumardji, jadi bukti The Guardians layak sebagai juara Liga 1.

Mereka menang lebih banyak dari tim lain (22 kali) dan sebagai tim terbanyak peraih tiga poin di kandang lawan (sembilan kali), serta lebih lama menghuni papan atas dari tim lain dalam dua putaran.

"Sekali lagi, kami menyampaikan terima kasih kepada fans. Ini hasil yang mengherankan, karena kami sebenarnya tak pernah menargetkan juara, hanya finis di posisi lima besar," terang Sumardji. (ren)