Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 15 November 2017 | 15:28 WIB
  • Sindiran Irfan Bachdim Picu Kekesalan Bhayangkara FC

  • Oleh
    • Riki Ilham Rafles
Sindiran Irfan Bachdim Picu Kekesalan Bhayangkara FC
Photo :
  • Istimewa
Penyerang Bali United, Irfan Bachdim

VIVA – Bali United tetap menggelar pesta usai melakoni pertandingan pekan 34 Liga 1 melawan Persegres Gresik, Minggu 12 November 2017 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar. Padahal mereka cuma menjadi peringkat kedua klasemen.

Dalam pestanya, para pemain dan ofisial Bali United mengenakan baju bertulis 'The Real Champions' yang dianggap menyindir Bhayangkara FC. Irfan Bachdim menegaskan sindiran tersebut saat berdiri di atas panggung.

Pemain berdarah Belanda tersebut menyebut Bali United adalah juara sejati Liga 1 2017. Dan itu diketahui betul oleh publik Indonesia.

Menanggapi pernyataan tersebut, manajemen Bhayangkara FC langsung bereaksi. Mereka menganggap Irfan tidak memiliki sikap dewasa, padahal merupakan pemain yang menjadi idola publik.

"Bisa dibilang Irfan tidak dewasa dan tidak mau menerima kekalahan bahwa timnya hanya runner up musim ini,” kata corporate secretary Bhayangkara FC, Rahmad Sumanjaya.

Rahmad menegaskan betapa patutnya Bhayangkara FC memenangkan persaingan dengan Bali United. Karena dalam dua pertemuan di Liga 1 2017, mereka bisa dua kali menang.

“Di kandang Bali kami bahkan menang 3-1.  Sedangkan di kandang kami, stadion patriot kami menang, 3-2. Lalu di mana unggulnya Bali dari kami musim ini,” imbuhnya.

Pernyataan Irfan yang menyulut kekesalan manajemen Bhayangkara FC berawal dari keputusan Komisi Disiplin PSSI. Skuat asuhan Simon McMenemy dinyatakan menang walk out 3-0 atas Mitra Kukar di laga pekan ke-33 Liga 1.

Alasannya, Mitra Kukar menurunkan Mohamed Sissoko yang sebetulnya terhukum larangan bermain di dua pertandingan. Tambahan poin membuat Bhayangkara mengkudeta posisi puncak klasemen milik Bali United.