Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 15 November 2017 | 19:53 WIB
  • Laga Persebaya Vs PSIS Dinodai Ulah Oknum Suporter

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila,
    • Dede Idrus (Bandung)
Laga Persebaya Vs PSIS Dinodai Ulah Oknum Suporter
Photo :
  • VIVA.co.id/Dede Idrus (Bandung)
Teknisi lampu di Stadion GBLA korban pengeroyokan oleh suporter.

VIVA – Insiden tidak terpuji terjadi pada laga Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang di babak delapan besar Grup Y Liga 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Rabu 15 November 2017. 

Salah satu teknisi lampu di Stadion GBLA mengalami pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum suporter. Wakapolrestabes Bandung, AKBP Gatot Sujono, membenarkan kejadian tersebut.

Gatot mengatakan ada sekelompok suporter yang memaksa masuk ke ruang panel. Meski sudah dilarang, oknum suporter itu justru memukul korban hingga berlumuran darah. 

Tak hanya itu, sekelompok oknum suporter tersebut menjarah barang milik korban seperti ponsel dan dompet. Saat ini, pihak kepolisian masih mencari pelaku pengeroyokan. 

"Salah satu barang yang dimiliki korban, di antaranya dompet dan hp dibawa suporter, kita masih cari dari jajaran Polsek juga tadi ada satu orang yang diamankan, yang pada saat kejadian mungkin ada di situ," tutur Gatot. 

Setelah kejadian tersebut, Gatot menginstruksikan kepada jajarannya agar lebih memperketat keamanan. Dia berharap insiden tersebut tidak terulang kembali. 

"Kita akan amankan panel pintu. kalau di pintu sudah terjaga semua. ini kan di panel lampu mungkin nyari makan atau minum mau masuk ke situ tapi dilarang oleh petugas lalu terjadi pemukulan," ucapnya. 

"Khususnya kepada suporter yang bertanding ini bisa menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk juga kepada para manajer dari beberapa kesebelasan mungkin bisa mengarahkan dan memberikan imbauan," ujarnya. 

"Kepada suporter yang mendukung masing-masing kesebelasan untuk bisa tertib di sini ini kan sudah diberi fasilitas dari pihak Persib dan Pemkot Bandung untuk pertandingan ini timbal baliknya kita sama-sama menjaga keberlangsungan babak delapan besar dengan lancar dan tertib," kata Gatot. (one)