Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 23 November 2017 | 20:07 WIB
  • Ridwan Kamil Minta Persib Terima Sanksi Komdis PSSI

  • Oleh
    • Radhitya Andriansyah
Ridwan Kamil Minta Persib Terima Sanksi Komdis PSSI
Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa
Ridwan Kamil Kunjungi Kantor VIVA.co.id

VIVA – Persib Bandung sudah resmi dijatuhi sanksi akibat melakukan aksi walk out, saat berhadapan dengan Persija Jakarta di ajang Liga 1 awal November 2017. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persib menelan kekalahan dan denda besar.

Dalam berita sebelumnya, Komdis PSSI merilis sanksi yang dijatuhkan kepada Persib dalam surat keputusan bernomor, Persib Bandung 123/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017. 

Baca Juga:

Dalam sanksi tersebut, Persib dinyatakan kalah walk out (WO) dari Persija dengan skor 3-0. Selain itu, manajemen Maung Bandung juga harus membayar denda sebesar Rp200 juta. 

Sanksi yang dijatuhkan PSSI adalah buntut dari aksi Persib meninggalkan lapangan saat laga pekan ke-33 Liga 1 kontra Persija, di Stadion Manahan, Solo, 3 November 2017. Persib meninggalkan lapangan menit 83, saat tertinggal 0-1 dari Persija.

Melihat situasi ini, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, angkat bicara. Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, Persib harus mengikuti aturan yang ada. Menurutnya, jika memang terbukti bersalah, Persib harus menerima sanksi sesuai regulasi yang ada.

"Ya, kita ikut aturan, hidup ini harus ikut aturan. Siapa yang berprestasi dapat apresiasi, siapa yang tidak dapat prestasi dapat caci maki. Siapa yang melanggar aturan harus kena tindakan. Saya kira itu saja," ujar Emil kepada VIVA

"Ya,  Persib juga dalam kegiatan enggak bisa pakai logika sendiri, ada aturan yang harus diikuti dan beda aturannya. Kalau ternyata memang salah, kita terima saja dengan lapang dada," katanya.

Persib yang berstatus juara Indonesia Super League 2014, hanya mampu finis di posisi 13 klasemen dengan raihan 41 poin. Dalam 34 laga, Persib  hanya mampu memetik sembilan kemenangan, 14 hasil imbang, dan menelan 11 kekalahan.