Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 00:06 WIB
  • Persebaya dan PSMS Promosi, 2 Laga Ini Bakal Panaskan Liga 1

  • Oleh
    • Luzman Rifqi Karami
Persebaya dan PSMS Promosi, 2 Laga Ini Bakal Panaskan Liga 1
Photo :
  • https://www.instagram.com/psms.id/
Pemain PSMS Medan rayakan gol

VIVA –  Liga 1 musim 2018 mendatang dipastikan akan semakin seru. Itu setelah dua tim eks Perserikatan, PSMS Medan dan Persebaya Surabaya sukses mengantongi tiket promosi.

Persebaya memastikan diri promosi setelah menekuk Martapura FC 3-1 di semifinal Liga 2, Sabtu 25 November 2017 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. PSMS menyusul langkah Bajul Ijo, usai mengalahkan PSIS Semarang 2-0 di tempat yang sama.

Kembalinya PSMS dan Persebaya membuat persaingan di Liga 1 semakin seru. Kehadiran mereka  melengkapi legenda Perserikatan yang sekarang ada di kompetisi kasta tertinggi, yaitu Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar.

"Sekarang mulai komplet. Total ada lima tim legenda Perserikatan karena ditambah PSMS dan Persebaya. Liga 1 musim depan bakal seru," kata pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman, seperti dilansir situs resmi Liga 1.

Selain itu, kembalinya PSMS dan Persebaya setidaknya membuat ada dua laga panas musim depan. Berikut ulasannya, seperti dilansir dari berbagai sumber.

1. PSMS Medan vs Persib Bandung

Selama ini, banyak yang menyebut duel Persib Bandung melawan Persija Jakarta sebagai laga klasik di Indonesia. Perseteruan panas antara dua suporter, Bobotoh dan Jakmania, menjadi penyebabnya.

Sebenarnya, bukan duel Persib melawan Persija yang layak menyandang status El Clasico Indonesia. Status tersebut lebih layak disematkan pada duel Persib kontra PSMS.

Kedua tim ini terlibat persaingan sengit di era Perserikatan. Yang paling diingat, adalah duel kedua tim ini di final Perserikatan pada 23 Februari 1985.

Stadion Senayan saat itu dipenuhi 150 ribu suporter, yang menjadi rekor terbesar dalam sejarah pertandingan amatir dunia. PSMS saat itu keluar sebagai juara, usai menang 4-3 lewat adu penalti. Sebelumnya skor imbang 2-2 di waktu normal.

Di laga pramusim 2017, PSMS sempat menjamu Persib di Stadion Teladan, Medan, 26 Maret 2017. Saat itu, skor imbang 0-0.

Yang membuat seru, PSMS saat ini ditukangi Djadjang Nurdjaman, yang merupakan eks pelatih Persib. Pria yang akrab disapa Djanur ini sudah menanti duel kontra Maung Bandung musim depan.

"Terima kasih Bandung. Saya mencatatkan sejarah membawa Medan ke Liga 1 dan Bandung menjadi saksinya. Bandung jadi tempat ke Liga 1 dan selamat bertemu lagi nanti lawan Persib di Liga 1," ucap Djanur.

2. Persebaya Surabaya vs Arema FC

Satu laga duel klasik yang sangat seru adalah duel Persebaya melawan Arema. Seiring kembalinya Bajul Ijo, partai panas ini kembali tersaji musim depan.

Tensi tinggi selalu terjadi setiap Persebaya berhadapan dengan Arema. Kedua tim ini ingin membuktikan siapa penguasa Jawa Timur sesungguhnya.

Tak jarang, rivalitas panas ini dibumbui dengan perseteruan antara dua suporter. Bonek dan Aremania beberapa kali terlibat bentrok saat kedua tim bertemu.

 

Liga 1 musim 2017 sudah selesai beberapa pekan silam. Lalu siapa saja pemain impor yang mendapat status terbaik? Ini dia daftarnya versi VIVAbola.