Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 29 November 2017 | 05:30 WIB
  • Bandung Jadi Kota Ramah bagi Persebaya Surabaya

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila,
    • Riki Ilham Rafles
Bandung Jadi Kota Ramah bagi Persebaya Surabaya
Photo :
  • VIVA/Ikhwan Yanuar
Selebrasi Pemain Persebaya Usai Juara di Final Liga 2

VIVA – Persebaya Surabaya menjadi kampiun Liga 2 musim ini. Dalam babak final yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa 28 November 2017, mereka menang 3-2 atas PSMS Medan.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan dan mampu menciptakan masing-masing dua gol di babak pertama.

Skor imbang 2-2 bertahan hingga 90 menit pertandingan usai. Kemudian penentuan pemenang dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Di masa krusial itulah, Persebaya mampu mencetak gol kemenangan.

Pesta juara berlangsung di Bandung, kota yang menjadi ramah bagi Persebaya sepanjang 2017 ini. Pada Januari lalu, klub berjuluk Bajul Ijo dikembalikan keanggotaannya oleh PSSI setelah empat tahun lamanya.

Mereka dipersilakan untuk bermain di Liga 2. Tak mau menyia-nyiakan peluang tersebut, manajemen baru yang mengambil alih kepemilikan langsung berbenah.

Pelatih Angel Alfredo Vera didatangkan beserta pemain-pemain muda dengan talenta luar biasa. Hasilnya, perjuangan di Liga 2 berbuah manis, yakni gelar juara dan promosi ke Liga 1.

"Bandung ini jadi tempat yang paling istimewa buat Persebaya," ujar kapten Persebaya, Rendy Irwan kepada wartawan dalam konferensi usai pertandingan.

Pesta Persebaya di Bandung bukan cuma sekali ini saja. PSMS juga pernah menjadi korban mereka saat bentrok di babak playoff Liga Super Indonesia (ISL) 2009. Bajul Ijo ketika itu menang melalui drama adu penalti dengan skor 6-5.

"Waktu itu juga playoff lawan PSMS, dan sekarang Bandung jadi saksi kembalinya Persebaya ke Liga 1," imbuh eks pemain Persija Jakarta tersebut.