Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 29 November 2017 | 04:13 WIB
  • Persebaya Mulai Lupakan Andik Vermansah

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila,
    • Riki Ilham Rafles
Persebaya Mulai Lupakan Andik Vermansah
Photo :
  • VIVA/Ikhwan Yanuar
Selebrasi Pemain Persebaya Usai Juara di Final Liga 2

VIVA – Persebaya Surabaya nampaknya tak ingin terus-menerus dikaitkan dengan Andik Vermansah. Keberhasilan mereka promosi ke Liga 1 tak serta membuat manajemen ngotot memulangkan pemain yang kini nyaman merumput di Liga Malaysia.

Sejak kembali aktif dalam kancah persepakbolaan nasional, Persebaya selalu dikaitkan dengan Andik. Bukan tanpa alasan, sebab pemain berusia 26 tahun tersebut sudah melekat dengan klub berjuluk Bajul Ijo.

Presiden Persebaya, Azrul Ananda usai merayakan gelar juara Liga 2 2017 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa 28 November 2017 bersikap tegas. Dia meminta tidak lagi mengungkit pemain yang tidak ada saat ini.

Sikap itu dia ambil karena tak ingin menyakiti hati para pemain yang ada sekarang. Mengingat perjuangan selama delapan bulan berlaga di Liga 2 sampai akhirnya menjadi juara tidaklah mudah.

"Tidak fair membicarakan pemain lain, di mana perjuangan pemain yang ada sekarang ini, mereka telah memberi segalanya. Tidak fair kita bicara pemain yang tidak ada di Persebaya sekarang," kata Azrul.

"Mereka inilah yang berjuang jatuh bangun di lapangan. Mari kita nikmati dan curahkan perhatian kepada mereka," imbuhnya.

Terkait dengan pemain baru untuk bisa bersaing di Liga 1 musim depan, Azrul tidak ingin jor-joran. Tujuan utamanya membangun Persebaya adalah melakukan pengembangan secara berkelanjutan.

"Yang jelas kami sudah beli kavling di Liga 1, dan kita tidak ingin membeli rumah instan. Kami akan membangun tim secara sustainable dengan fondasi kuat," ujarnya.

Pemain asal Surabaya yang dikaitkan dengan Persebaya sebenarnya juga bukan cuma Andik. Ada pula Evan Dimas Darmono yang belakangan santer dikabarkan bergabung dengan Selangor FA.

Pemain berusia 22 tahun itu disebut mendapat tawaran menggiurkan dari Negeri Jiran. Andai mau bergabung, Evan akan mendapat bayaran Rp270 juta setiap bulannya sebagai gaji.