Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 7 Desember 2017 | 19:27 WIB
  • Alasan Manajer Bhayangkara FC Menyesal Jadi Juara Liga 1

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila,
    • Pratama Yudha
Alasan Manajer Bhayangkara FC Menyesal Jadi Juara Liga 1
Photo :
  • VIVA/Syahrino Putama
Bhayangkara FC Juara Liga 1

VIVA – Manajer Bhayangkara, AKBP Sumardji, mengaku sangat menyesal melihat timnya menjadi juara Liga 1 2017. Sebab, mereka lebih banyak mendapat hujatan di media sosial setelah memastikan diri menjadi juara.

Status juara yang didapat Bhayangkara memang terbilang kontroversial. Itu lantaran mereka mendapat "bonus poin" dari Mitra Kukar yang dianggap kalah WO lantaran memainkan pemain ilegal, yakni Mohamed Lamine Sissoko. 

Meski meraih poin serupa dengan Bali United di klasemen akhir, tim besutan Simon McMenemy itu yang akhirnya menjadi juara lantaran unggul head to head.

"Bhayangkara memang tak disangka menjadi juara. Justru ketika kami menjadi juara malah mendapat hujatan di media sosial. Sepakbola Indonesia memang luar biasa karena kami juara tapi malah dihujat," ujar Sumardji dalam sebuah diskusi di kawasan Sudirman, Kamis 7 Desember 2017.

"Tahu begitu, lebih baik tim lain saja yang juara jangan Bhayangkara," lanjutnya.

Melihat fenomena tersebut, pria asli Surabaya itu mengaku heran. Sebab, Bhayangkara meraih juara dengan kerja keras dan tanpa bantuan wasit.

"Coba dilihat, Bhayangkara dapat penalti berapa kali sepanjang musim? Kalau tidak salah cuma tujuh kali. Tidak masuk dua kali saat dieksekusi Otavio Dutra dan Paulo Sergio," kata pria yang bekerja di Kepolisian.

"Sudah dapat penalti cuma tujuh kali lalu jadi juara dihujat terus. Apa yang salah sampai harus dihujat?"

Banyak kerugian yang didapat oleh Bhayangkara meski berstatus juara. Selain dihujat, mereka juga gagal berkompetisi di Asia lantaran tak memiliki lisensi AFC.

 

Nama Djadjang Nurdjaman jelas identik dengan suksesnya membawa Persib juara. Tapi, momen itu diakuinya malah berbuah tekanan. Lihat curhat Djanur hanya di video ini.