Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 16 Mei 2017 | 11:56 WIB
  • Frustrasinya Guardiola Tukangi ManCity

  • Oleh
    • Satria Permana,
    • Ridho Permana
Frustrasinya Guardiola Tukangi ManCity
Photo :
  • Reuters / Andrew Couldridge
Manajer Manchester City, Pep Guardiola

VIVA.co.id – Musim 2016/17 mungkin menjadi yang paling berat bagi Pep Guardiola. Bagaimana tidak, jika biasanya Guardiola dengan mudah mengantarkan tim asuhannya juara, kali ini dia malah kesulitan membawa klubnya berprestasi.

Fenomena ini terjadi saat Guardiola mengarungi musim perdananya bersama ManCity. Saat melatih Barcelona dan Bayern Munich, Guardiola tak pernah merasakan atmosfer persaingan yang keras.

Di LaLiga, Guardiola hanya mendapatkan dua pesaing dalam perburuan gelar juara, Real Madrid dan Atletico Madrid. Itu pun bisa diatasinya dengan mudah.

Begitu pula di Jerman, saat mengarsiteki Bayern Munich. Pada era Guardiola, Bayern sama sekali tak tersentuh. Hampir tak ada tim yang mampu menyaingi Bayern. Tim sekelas Borussia Dortmund dibuat kesulitan mengejar Bayern.

"Dalam situasi saya di klub besar, saya pasti sudah dipecat. Di klub sebelumnya, saya pasti sudah tak di sini. Enam bulan tak menang, kalian dipecat. Kondisi itu sangat mungkin terjadi di Barca atau Bayern. Di sana, kalian harus terus menang," kata Guardiola seperti dilansir Daily Mirror.

Musim ini, ManCity dipastikan tanpa gelar. Itu jadi prestasi terburuk Guardiola sepanjang kariernya sebagai juru taktik. Setiap musim, di luar masa istirahatnya, Guardiola selalu menyabet trofi bersama klub yang dibesutnya.

Bukan cuma nirgelar, Guardiola juga terancam tak bisa menemani ManCity di pentas Liga Champions. Ya, saat ini The Citizens masih harus berjuang untuk mengamankan satu dari dua tiket Liga Champions di Premier League.

"Saya masih punya kontrak satu tahun lagi. Jika tak berjalan dengan baik, klub akan cari pelatih baru," terang pria 46 tahun tersebut. (one)