Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 17 September 2017 | 14:04 WIB
  • Derby London, Laga Emosional Cesc Fabregas

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila
Derby London, Laga Emosional Cesc Fabregas
Photo :
  • REUTERS
Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas

VIVA.co.id – Penggemar Premier League akan disuguhi big match antara Chelsea vs Arsenal di Stamford Bridge, Minggu 17 September 2017. Derby London ini akan menjadi laga emosional bagi bintang Chelsea Cesc Fabregas.

Fabregas sempat menjadi bintang paling terang Arsenal. Namun, di tengah kegemilangannya di Emirates, Barcelona yang merupakan klub masa kecilnya memanggil, sehingga dia tak kuasa menolak.

Fabregas meninggalkan Arsenal pada 2011. Ketika ingin kembali pada 2014, ke Premier League, Arsenal tak memberinya tempat lagi. Fabregas, kemudian bergabung dengan rival sekota Arsenal, Chelsea.

"Ketika saya memutuskan meninggalkan Barcelona, Arsenal pilihan pertama," kata Fabregas seperti dilansir Skysports.

Barcelona mengontak Arsenal. Mereka memberikan waktu seminggu, apakah bersedia menebus klausul pelepasan Fabregas. Namun, tak ada respons.

Di tengah penantiannya itu, Jose Mourinho yang ketika itu menjadi manajer Chelsea mengontak. Fabregas baru menyatakan bersedia, setelah tenggat Arsenal habis.

"Saya tahu Chelsea rival, tetapi setelah saya bicara dengan Jose Mourinho, dia berhasil meyakinkan bahwa Chelsea tempat yang paling tepat untuk kembali," kata Fabregas.

Meski kini membela klub yang selalu menjadi musuh bebuyutan mantannya itu, Fabregas tetap menghormati Arsene Wenger. Bahkan, dia menganggap Wenger sudah seperti ayahnya sendiri.

"Saya suka Arsene, orangnya, juga gayanya sebagai pelatih. Ini keputusannya. Saya selalu bilang, dia sudah seperti ayah bagi saya, dan akan selalu begitu," kata dia.

Meski begitu, Fabregas tetap akan tampil habis-habisan saat tugas untuk menghancurkan Arsenal tiba. Setelah musim lalu sukses membawa Chelsea juara, dia ingin mempertahankannya musim ini. Untuk itu, kemenangan demi kemenangan harus diraih.

"Saya sangat ambisius, lapar, dan saya rasa itu sangat bagus. Saya selalu merasa muda dan ingin terus menggapai sukses, mempertahankan tempat di skuat juga memenangkan piala, tentu saja untuk klub sebesar Chelsea."