Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 15 Juli 2017 | 18:28 WIB
  • Sampaikan Perpisahan, Bonucci Lupakan Allegri

  • Oleh
    • Muhammad Nurhendra Saputra
Sampaikan Perpisahan, Bonucci Lupakan Allegri
Photo :
  • Twitter/@bonucci_leo19
Pemain belakang Juventus, Leonardo Bonucci

VIVA.co.id – Kepergian Leonardo Bonucci ke AC Milan ternyata menimbulkan dendam. Bek yang membela Juventus dalam 7 tahun terakhir ini dikabarkan memiliki hubungan yang tidak baik dengan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. 

Dikutip dari Soccerway, Bonucci dan Allegri terlibat keributan ketika Juventus mengalahkan Palermo 4-1 musim lalu. Allegri kemudian menaruh Bonucci ketika Juventus bertandang ke Porto, di babak 16 besar Liga Champions. 

Puncak keributan Allegri dan Bonucci terjadi ketika final Liga Champions, di mana Juventus dikalahkan Real Madrid 1-4. Keduanya terlibat keributan saat istirahat babak pertama. 

Saat mengucapkan perpisahan melalui Instagramya, Bonucci tidak sedikitpun menyinggung Allegri. Ia hanya mengucapkan terimakasih kepada fans dan pemain Juventus, tidak dengan Allegri. "Tujuh musim telah berlalu. Tujuh musim meraih kemenangan mimpi menjadi kenyataan. Ikatan empati yang luar biasa dengan Juventus secara keseluruhan," tulis Bonucci. 

"Masih ada rasa penyesalan karena tidak berhasil meraih trofi Liga Champions. Tapi ada kebanggaan atas prestasi dan telah menjadi bagian dari keluarga besar," kata Bonucci. 

"Saya selalu memberikan segalanya, sampai akhir. Hari ini saya melihat ke belakang, saya tetap melihat sebuah cerita bagus yang layak untuk mendapatkan penghormatan dan kasih sayang tanpa mempengaruhi. Saya menjalani bersama, klub, kapten, rekan setim dan fans," jelas Bonucci. 

"Sebuah cerita yang indah. Terimakasih untuk segalanya Juventus," tambah Bonucci.

Buffon sempat menuliskan kalimat perpisahan dengan Bonucci di Instagram. 

"Rekan setim. Teman Perjalanan. Kami menyusuri jalan bersama. Jalan kemenangan. Saya berharap yang terbaik untuk perjalanan baru mu. Tapi saya akan selalu merindukanmu," tulis Buffon dalam akun Instagramnya. 

Bek berusia 30 tahun ini kemudian menjawab tulisan dari Buffon tersebut. 

“Saya juga akan merindukanmu. Terimakasih atas kemenangan bersama, terimakasih karena telah berjuang bersama dan juga kekalahan. Sampai jumpa di tim nasional,” jawab Bonucci.

 

 

 

 

Sono passate sette stagioni. Sette stagioni di vittorie, di sogni realizzati, di crescita avvenuta attraverso un legame empatico ed eccezionale con la Juve, nella sua assoluta interezza. Sei scudetti, tutti vissuti e conquistati lottando. Rimane certo il rammarico grandissimo per non aver vinto la Champions, maggiore però è l'orgoglio per i successi ottenuti e per aver fatto parte di una grande Famiglia. Ho sempre dato tutto, davvero, fino alla fine. Ho ricevuto, dato e imparato. Quella che oggi vedo guardandomi indietro è comunque una splendida storia, degna di concludersi nel pieno rispetto e affetto, senza intaccare ciò che ho vissuto insieme alla Società, al Capitano, ai compagni e ai tifosi. Grazie di tutto, Juve. #LB19

A post shared by Leonardo Bonucci (@bonuccileo19) on