Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 8 November 2017 | 21:25 WIB
  • 'Kayu Mati' Inter Bersikeras Ogah Gabung PSG

  • Oleh
    • Radhitya Andriansyah
'Kayu Mati' Inter Bersikeras Ogah Gabung PSG
Photo :
  • REUTERS/Pedro Nunes
Gelandang Timnas Portugal, Joao Mario (kanan)

VIVA – Nama Joao Mario hampir tidak terdengar di musim baru 2017/2018. Padahal, Gelandang Inter Milan ini adalah pemain penting yang membawa Timnas Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 lalu. Jarang dimainkan, jadi peluang bagi raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) untuk membajaknya.

Musim ini, Mario belum sekalipun bermain dalam skuat utama Inter hingga Serie A memasuki pekan ke-11. Kedatangan pelatih anyar, Luciano Spalletti, membuat posisi Mario tergeser.

Spalletti lebih senang menununkan dua gelandang muda semisal Matias Vecino atau Roberto Gagliardini. Hal ini yang rupanya terpantau oleh manajemen PSG. Armada Les Parisiens menginginkan Mario datang ke Parc des Princes musim depan.

Namun demikian, Mario rupanya masih ingin membuktikan diri bersama Inter. Meskipun, ia masih melihat situasi menuju bursa transfer musim dingin Januari 2018.

"Tentunya, saya akan sangat senang untuk punya waktu bermain lebih. Seperti kebanyakan pemain yang bermain di posisi sama seperti saya. Tapi, saya tidak bisa melakukan apapun," kata Mario dikutip Calciomercato.

"Suara dari Paris Saint-Germain adalah hal normal. Saya selalu tetap fokus (bersama Inter). Saya tidak terganggu karena saya sudah terbiasa dengan hal itu. Kita lihat saja, saat ini saya pikir terlalu pagi. Masih banyak waktu yang tersisa sebelum bursa transfer Januari (2018). Saya akan melihat apa yang akan terjadi dan kemudian membuat keputusan tentang yang terbaik untuk karier saya," ujarnya.

Hampir dua musim berseragam Inter, Mario baru tampil dalam 37 pertandingan khusus di ajang Serie A. Padahal, ia diboyong Inter dengan harga yang cukup tinggi, €40 juta, atau senilai dengan Rp627 miliar.