Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 15 September 2017 | 16:08 WIB
  • Ini Kunci Keberhasilan Valverde Permak Barcelona

  • Oleh
    • Suryanta Bakti Susila
Ini Kunci Keberhasilan Valverde Permak Barcelona
Photo :
  • REUTERS
Lionel Messi merayakan gol

VIVA.co.id – Barcelona berhasil membuktikan masih menjadi tim kuat meski dirundung kemelut. Manajemen klub Catalan itu gonjang-ganjing setelah Presiden Barcelona Josep Maria Barthomeu dinilai tak becus menjaga pemain bintang seusai kepergian Neymar ke Paris Saint-Germain.

Pemain-pemain baru yang didatangkan dicibir. Paulinho dan Ruben Semedo sempat menjadi bahan olok-olokan. Skuat Barcelona diprediksi bakal keteteran di LaLiga maupun Liga Champions.

Fakta bicara lain. Barcelona tak hanya mampu mempertahankan performa apik, bahkan mereka kembali difavoritkan untuk menjadi juara. 

Menurut Marca, Jumat 15 September 2017, Ernesto Valverde yang menjadi pelatih baru musim ini berhasil menata ulang skuatnya yang pincang setelah ditinggal Neymar.

Kekalahan dua kali dari Real Madrid saat perebutan Piala Super Spanyol menjadi pelajaran penting. Setelah dua kekalahan memalukan itu, Barcelona menang empat kali berturut-turut tanpa kebobolan dan berhasil mencetak 12 gol. Inilah kunci keberhasilan Valverde menata ulang Barcelona.

Messi lebih fokus

Valverde menginstruksikan kepada Messi lebih fokus bermain di areanya sendiri. Messi diminta tak usah turun ke belakang untuk menjemput bola dan memulai serangan dari kreasinya. 

Messi diberi keleluasaan untuk menempatkan diri meminta bola sehingga lebih susah ditebak lawan. Hasilnya, 8 gol dalam enam laga resmi awal musim ini, termasuk dua gol ke gawang Juventus.

Perubahan formasi yang efektif

Tanpa Neymar, sistem tiga pemain depan tidak diperlukan lagi. Ketika dalam situasi tanpa bola, Ousman Dembele turun ke tengah, sementara Ivan Rakitic membantu Sergio Busquets di garis pertahanan.

Valverde coba mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2 atau 4-2-3-1. Dia beberapa kali memakai formasi berbeda tergantung lawan.

Memaksimalkan sayap

Jordi Alba dan Nelson Semedo kerap mempertontonkan performa menawan saat berlari di pinggir kanan dan kiri. Mereka juga bisa efektif menangkal setiap upaya serangan dari sektor sayap.

Iniesta lebih nyaman di tengah

Andres Iniesta diberikan kenyamanan menempati posisi favoritnya di tengah. Di posisi itu, Iniesta bisa dengan lincah mengkreasi serangan.

Benteng kokoh

Empat laga resmi tanpa kebobolan memberikan pesan kepada rival bahwa Barcelona kini memiliki benteng pertahanan yang kokoh. Pique, Umtiti, Semedo, dan Alba sangat baik menangkal setiap serangan yang membahayakan gawang Marc Andre ter Stegen.

Lapar juara

Sejauh ini, para pemain Barcelona tampak begitu bersemangat berjibaku di lapangan. Mereka lebih kuat menekan lawan dan serangannya lebih agresif. Itulah yang diperlukan untuk mengembalikan Barcelona sebagai klub langganan piala, baik kompetisi demestik maupun internasional. (one)