Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 17:49 WIB
  • Dinding Pembatas Judas El Clasico Mulai Hilang

  • Oleh
    • Satria Permana
Dinding Pembatas Judas El Clasico Mulai Hilang
Photo :
  • REUTERS/Benoit Tessier
Neymar dan Edinson Cavani

VIVA – Perpindahan pemain dari Barcelona ke Real Madrid atau sebaliknya, sudah terjadi sejak lama. Jumlahnya tak banyak, karena pemain-pemain tersebut sadar akan gengsi dan risiko dari berkhianat atau menyandang status judas.

Luis Figo adalah judas tersohor dalam sejarah El Clasico. Figo pun sempat mendapatkan perlakuan tak enak dari fans Barca saat Madrid bertandang ke Camp Nou, 23 November 2002 silam. Kepala babi dilemparkan suporter kepadanya ketika ingin mengeksekusi sepak pojok.

Tapi, dinding pembatas El Clasico tampaknya mulai kabur. Dua pemain yang sempat membela Barca dan Madrid siap menyeberang.

Kebetulan, mereka kini membela klub yang sama. Neymar dan Angel Di Maria, dua pemain Paris Saint-Germain ini sebelumnya adalah penggawa Barca serta Madrid.

Mereka berpotensi hengkang di bursa transfer musim panas 2018 nanti. Neymar kemungkinan akan mengkhianati Barca dengan gabung Madrid. Ini menyusul munculnya kabar Neymar mulai bosan dengan atmosfer kompetisi yang datar di Prancis.

Lalu, Di Maria bisa saja bergabung ke Barca karena ingin mendapatkan kesempatan main yang lebih banyak.

El Fideo secara terang-terangan tak ragu pindah ke Barca. Label judas El Clasico menurutnya tak akan jadi masalah.

"Saya selalu mengatakan yang sama (tidak masalah bergabung dengan Barcelona). Para pemain Real tentu akan menertawakan saya. Tapi, saya adalah fans dari Rosario Central dan saya tidak akan bermain untuk Newell's Old Boy di Liga Argentina," kata Di Maria dilansir ESPN FC.

Di sisi lain, kapten Madrid, Sergio Ramos, membuka pintu bagi Neymar untuk bisa gabung dengannya. Ramos menyatakan Neymar bisa menjadi tandem yang pas bagi Cristiano Ronaldo di lini depan Los Blancos.

"Saya membuka pintu jika dia ingin datang ke sini. Saya punya hubungan yang baik dengannya. Tentu, saya mau main dengan yang terbaik, dia salah satunya. Lebih mudah bagi Neymar pindah ke Madrid saat ini karena tak menyeberang secara langsung," ujar Ramos dikutip Cadena SER. (one)