Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 21 Juni 2017 | 07:22 WIB
  • 80 Persen Mobile BTS Smartfren Ditempatkan di Jawa

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
80 Persen Mobile BTS Smartfren Ditempatkan di Jawa
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Pemeriksaan Perangkat BTS Jelang Lebaran.

VIVA.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta seluruh operator seluler meningkatkan kapasitas jaringan telekomunikasi di area tol fungsional saat musim mudik maupun balik Lebaran tahun ini. Salah satunya mengerahkan beberapa mobile BTS untuk ditempatkan di tol fungsional.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), secara kesuluruhan pada musim mudik tahun ini operator seluler menyiapkan lebih dari 300 mobile BTS di sejumlah titik, terutama wilayah kemacetan.

Menurut VP Technology Relations and Special Project PT Smartfren Telecom Tbk, Munir SP, pihaknya telah menyiapkan 60 mobile BTS, di mana 80 persennya berada di Pulau Jawa. Selain itu, perusahaan berkode emiten FREN ini juga menyiapkan tambahan 25 persen kapasitas jaringannya.

"Mulai dari Pelabuhan Merak hingga Banyuwangi dan Denpasar, kita tambah 25 persen kapasitas BTS di sepanjang perjalanan seperti area publik, jalan tol, jalan alternatif, terutama Jawa tengah dan Jawa Timur," kata Munir di Jakarta, Selasa malam, 20 Juni 2017.

Dari hasil pemantauan menjelang mudik Lebaran, Munir mengatakan sejumlah kota singgah atau tujuan mengalami tren kenaikan lalu lintas komunikasi. Daerah tersebut antara lain Pelabuhan Merak, Cilegon, Tasikmalaya, Magelang, Madiun dan Banyuwangi.

"Walaupun belum terlihat secara drastis, namun berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kenaikan trafik komunikasi pada umumnya terjadi mulai H-3 Lebaran," tuturnya.

Menkominfo Rudiantara sendiri akan memantau langsung persiapan para operator seluler untuk memastikan jaringan telekomunikasi tidak ada kendala saat arus mudik, Lebaran, dan arus balik tahun ini.

Rencananya, Chief RA, sapaan Rudiantara, besok ia akan mendatangi seluruh para operator seluler agar benar-benar siap melayani para pemudik yang memanfaatkan layanan telekomunikasi saat di dalam perjalanan pulang ke kampung halaman.

"Mudah-mudahan tidak ada gangguan. Kalau menumpuk seperti Brexit (tahun lalu) repot juga. Insya Allah (hari) Kamis ini saya akan datangi masing-masing operator untuk melihat kesiapan mereka," ujarnya.