Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 21 Juni 2017 | 09:55 WIB
  • Grab Pecat Sopir Grabcar yang Emosi dan Turunkan Penumpang

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Grab Pecat Sopir Grabcar yang Emosi dan Turunkan Penumpang
Photo :
  • REUTERS/Edgar Su
Logo Grab.

VIVA.co.id – Grab Indonesia menindak tegas mitra pengemudi Grabcar yang dikeluhkan tidak sopan dalam memberikan pelayanan kepada penumpang. 

Grab mengatakan telah menerima informasi keluhan pelanggan Grabcar pada 20 Juni 2017 dan menginvestigasinya. Setelah dilakukan pendalaman informasi keluhan tersebut disertai penyelidikan bukti terkait kejadian tak memuaskan penumpang, Grab akhirnya memutuskan kerja sama dengan mitra pengemudi yang dimaksud. 

"Kami telah memutus kemitraan dengan pengemudi yang bersangkutan dan siap memberikan dukungan penuh kepada penumpang tersebut jika yang bersangkutan melakukan pelaporan ke pihak yang berwenang," ujar Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar dalam keterangan resminya, Rabu 21 Juni 2017. 

Atas pelayanan buruk oknum pengemudi Grabcar tersebut, Mediko beserta manajemen Grab Indonesia meminta maaf kepada penumpang yang bersangkutan. Dia menuturkan, manajemen Grab Indonesia menyesalkan atas ketidaknyamanan yang telah dirasakan penumpang bersangkutan dan berkomitmen akan menginformasikan kabar terkini kepada penumpang terkait tindakan yang telah dilakukan oleh perusahaan. 

Mediko menegaskan, keselamatan merupakan prioritas dan pilar dari seluruh kegiatan operasional dan layanan Grab Indonesia. 

Menyusul kejadian yang merugikan penumpang tersebut, Mediko menyatakan, Grab Indonesia akan berupaya meningkatkan aspek keselamatan para penumpang dan pengemudi secara keseluruhan, mulai dari operasional, pelatihan pengemudi hingga teknologi. Grab Indonesia akan memberi pelatihan ulang secara berkala kepada mitra pengemudi soal etika pelayanan penumpang sesuai kode etik yang berlaku.

Mediko menuturkan, Grab Indonesia telah menerapkan penegakan disiplin secara ketat melalui kode etik pengemudi yang mana seluruh pengemudi Grab wajib menaati seluruh ketentuan yang tercantum
dalam kode etik tersebut. 

"Grab tidak akan segan untuk menindak tegas pengemudi yang melakukan pelanggaran, termasuk memberikan sanksi berupa pemberhentian sementara maupun pemutusan kemitraan," ujar Mediko. 

Sebelumnya, seorang penumpang Grabcar mengeluhkan pelayanan mitra pengemudi Grabcar. Penumpang tersebut menyatakan ada beberapa hal layanan mitra pengemudi Grab yang tak memuaskan. Pertama pengemudi datang terlambat 15 menit tanpa meminta maaf dan tanpa basa-basi saat penumpang masuk ke mobil. 

Pengemudi juga mengendarai mobilnya dengan ngebut dan tak mengerem dari saat melewati polisi tidur. Kemudian saat mobil diarahkan melalui jalan sempit oleh penumpang untuk menghindari kemacetan, oknum pengemudi kemudian protes kepada penumpang. 

Bahkan kemudian oknum pengemudi tersebut merespons jawaban penumpang dengan balik badan dan tangan kanan mau menampar penumpang tersebut. Oknum pengemudi sambil mengucapkan kata-kata yang tidak sopan. Selanjutnya oknum pengemudi itu menyuruh penumpang turun di tengah jalan. (mus)