Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 22 Juni 2017 | 10:30 WIB
  • VIDEO: Es Lilin dari Air Tercemar, Indah tapi Menjijikkan

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Afra Augesti
VIDEO: Es Lilin dari Air Tercemar, Indah tapi Menjijikkan
Photo :
  • Facebook/Polluted Water Popsicles
Es lilin dari air terkontaminasi

VIVA.co.id – Tiga mahasiswa di Taiwan menemukan cara unik untuk mengampanyekan pencemaran air. Sebagai bagian dari proyek Polluted Water Popsicles, para mahasiswa ini melakukan perjalanan ke 100 lokasi yang berbeda di seluruh negeri.

Mereka mengumpulkan sampel air terkontaminasi di tiap titik lokasi yang dikunjungi dan mengubahnya menjadi es loli atau es lilin. Es tersebut kemudian disalin ke dalam model resin poliester transparan satu berbanding satu agar tidak meleleh. Selanjutnya dikemas dengan bungkus yang menarik, dan dilabeli.

Pandangan tentang es lilin yang lezat, mendadak sirna setelah mengetahui komposisinya. Es ini berwarna aneh, mengingat es terbuat dari air yang tercemar, penuh dengan limbah dan sampah plastik. Anda bisa melihat semuanya, mulai dari tutup botol, kantong plastik, hingga bungkus sumpit.

Para pencipta es lilin ini menjelaskan alasannya, mengapa mereka menciptakan sesuatu yang indah namun juga menjijikkan. Mereka menuliskannya lewat status yang diunggah di halaman Facebook PollutedPopSicles tentang pentingnya air yang dimurnikan. Pesan ini penting didengar bagi seluruh dunia, dan sangat relevan di Taiwan.

"Karena Taiwan telah melihat adanya peningkatan pencemaran air akibat pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang pesat, penting bagi mahasiswa untuk memperhatikan masalah ini,”  ujar mahasiswa dalam proyek tersebut dikutip dari TreeHugger, Jumat 16 Juni 2017.

Mahasiswa tersebut mengatakan, dalam mengumpulkan air dari daerah pusat yang sering dilewati orang, mereka sebenarnya memaksa manusia untuk menyadari hal buruk dari yang selama ini dianggap yang dianggap tidak berbahaya.

“Sama seperti ketika seseorang tergoda untuk menjilat es, sebelum melihat dari dekat apa yang benar-benar terkandung di dalamnya. Kita sering mengabaikan pentingnya kemurnian air," ujar mereka.

Setiap rasa es lilin tersebut menggambarkan air yang terkontaminasi, yaitu plastik, logam, arsenik, merkuri, dan bahan berbahaya lainnya. Proyek ini menghasilkan polaritas antara seberapa bagus penampilan es, betapa buruk rasanya, dan betapa merusaknya komposisi es.