Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 10 Juli 2017 | 20:29 WIB
  • Telkom Kirim Siswa Indonesia ke Olimpiade Robotik Dunia

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Afra Augesti
Telkom Kirim Siswa Indonesia ke Olimpiade Robotik Dunia
Photo :
  • Dok. Telkom
Olimpiade Robotik.

VIVA.co.id – PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk mendukung remaja pegiat robot dalam First Global Challenge Olympic Robot Competition 2017.

Kompetisi generasi milenial ini diselenggarakan di Washington DC, Amerika Serikat, pada 14-18 Juli 2017, sekaligus merupakan olimpiade robot terbesar di dunia.

Senior Vice President Media & Digital Business Telkom, Joddy Hernady, mengatakan, kompetisi ini berakar pada kurikulum STEM (Science, Technology, Engineering, Math) pada pendidikan dunia internasional untuk mengenalkan IoT (Internet of Things) dalam bidang robotik.

Ia juga menyampaikan, dukungan Telkom pada tim Indonesia menggambarkan keseriusan BUMN pelat merah itu dalam mendukung generasi millennial dan gen-Z Indonesia untuk menjadi penemu-penemu muda berprestasi.

Joddy mengungkapkan jika pihaknya ingin Indonesia dikenal sebagai pencipta IoT (Internet of Things) di bidang robotik kelas dunia.

"Kami berharap tim ini akan memotivasi millenial Indonesia untuk terbuka dengan teknologi dan tidak takut berhadapan dengan negara lain,” kata dia, melalui keterangan tertulisnya, Senin 10 Juli 2017.

Salah satu tim yang mengikuti kompetisi tersebut yaitu Madrasah Aliyah (MA), atau setingkat SMA, TechnoNatura. MA yang berlokasi di Cimanggis, Jawa Barat, ini memiliki tim bernama Indonesia Robotic Team (IRT).

Mereka menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia untuk kategori usia SMA. Tim IRT harus menghadapi tantangan menyoal terbatasnya bahan dasar dan waktu singkat, yaitu 1,5 bulan.

Tak hanya itu, mereka juga harus beradaptasi dari metode yang biasa mereka gunakan, metode programming manual (Arduino), menjadi koding melalui komputer (Java) menggunakan Android Studio.

"Sebab, pemakaian alat baru ini adalah hal baru bagi mereka. Karena itu, kami mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung Tim IRT agar turut mengembangkan ekonomi digital," tutur Joddy. (one)