Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 12 Juli 2017 | 14:33 WIB
  • Masuk ke Situs Porno Ini, Anda Harus Tunjukkan Nomor Paspor

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Afra Augesti
Masuk ke Situs Porno Ini, Anda Harus Tunjukkan Nomor Paspor
Photo :
  • VIVAnews/Muhammad Firman
Ilustrasi situs pornografi di internet.

VIVA.co.id – Situs pornografi, PornHub, sekarang menerapkan kebijakan yang mengharuskan jutaan pengguna yang ingin log-in dan menyaksikan film porno secara online melalui akun media sosial terhubung dengan paspor dan nomor ponsel mereka.

Tahun lalu, PornHub menerima 23 miliar kunjungan dari seluruh dunia dan hampir 92 miliar XXX video (kode untuk film biru/dewasa) ditonton secara total.

Akan tetapi, keputusan mengejutkan ini hanya berlaku bagi penggemar setia situs porno di Rusia. Sebelumnya, pada September 2016, otoritas Rusia bersikukuh membolkir dua situs pornografi terbesar, yaitu PornHub dan YouPorn.

Mereka beralasan kedua situs tersebut diduga menyebarkan informasi yang merugikan perkembangan anak. Akan tetapi, dua situs besar ini kembali memasuki internet Negeri Beruang Putih itu pada April 2017.

Namun, keduanya mengharuskan penggunanya untuk memverifikasi usia mereka sebelum menonton XXX video. Kini, PornHub mengumumkan bahwa para pengguna dapat mengakses situs mereka dengan melakukan log-in melalui akun Vkontakte.

VKontakte atau VK merupakan sebuah situs jejaring sosial terbesar di Rusia. Layanan ini diluncurkan pada 2006, yang dimiliki dan dioperasikan oleh Mail.Ru Group. Hingga November 2014, tercatat VK memiliki lebih dari 280 juta pengguna aktif.

Vice President PornHub, Corey Price, mengatakan, untuk membuka sebuah akun maka pengguna membutuhkan sebuah nomer ponsel. Sedangkan, agar bisa membeli kartu SIM secara legal di Rusia, seseorang harus memperlihatkan informasi paspornya. 

“Kami menilai ini adalah solusi terbaik bagi pengguna kami untuk mematuhi undang-undang akses Rusia. Harus jelas pula, PornHub tidak mencatat atau menyimpan informasi pribadi Anda. Hanya untuk mengecek, melihat apakah pengguna berusia di atas 18 tahun apa belum,” kata Price, mengutip Daily Star, Rabu 12 Juli 2017. (one)