Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 24 Juli 2017 | 12:44 WIB
  • Satelit Perekam Video dan Foto Beresolusi Tinggi

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama
Satelit Perekam Video dan Foto Beresolusi Tinggi
Photo :
  • www.esa.int
Ilustrasi satelit.

VIVA.co.id – Inggris berencana untuk membuat jaringan satelit yang bisa mengambil foto-foto Bumi beresolusi tinggi serta merekam video dengan warna.

Andrew Cawthorne dari Surrey Satellite Technology, mengatakan, perusahaannya ingin agar industri antariksa bisa menggunakan data satelit miliknya secara keseluruhan untuk kepentingan riset.

Layanan yang bisa dibeli ini juga menyediakan gambar-gambar termasuk pelabuhan, jalan dan kota-kota, dengan menunjukkan lokasi yang diinginkan beberapa kali per hari.

Surrey Satellite Technology adalah perusahaan asal Inggris yang membuat satelit pengamatan Bumi. Andrew melanjutkan, video miliknya nanti bisa melacak kendaraan yang bergerak dan mengamati lokasi pertambangan.

Sementara itu, foto-foto akan memungkinkan pembangunan model tiga dimensi di darat. "Prototipe pesawat antariksa pertama satelit ini dijadwalkan meluncur akhir tahun ini," katanya, seperti dikutip Voa, Senin, 24 Juli 2017.

Surrey bekerja sama dengan Earth-i akan mengirim dengan cepat video maupun foto dengan resolusi tinggi.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) Earth-i, Richard Blain, perusahaannya membidik industri komoditas yang ingin memahami ekosistem bisnis serta rantai pasokan mereka.

"Contohnya, kami punya kemampuan untuk memantau pelabuhan-pelabuhan biji besi dan jalur pengiriman ke seluruh dunia. Ini sangat penting dan menjadi rantai pasokan selain pergerakan harga di pasar," ungkapnya.

Satelit Earth-i akan mengorbit lebih rendah dari sebagian besar satelit pemantau Bumi, dan memperbaiki 'penglihatannya' di atas planet Bumi.

"Kami menyebutnya data besar planet. Karena, kami memakai teknologi artifical intelligence (A1/kecerdasan buatan) untuk mempelajari dan menganalisis data," tutur dia. Lima satelit pengamatan komersial ini direncanakan beroperasi awal 2019.