Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 26 Juli 2017 | 07:24 WIB
  • Optimisme Pemerintah, 2021 Indonesia Dialiri Internet

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Danar Dono
Optimisme Pemerintah, 2021 Indonesia Dialiri Internet
Photo :
  • Antara/Yudhi Mahatma
KERJASAMA AKSES INTERNET INDONESIA - GOOGLE

VIVA.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menilai, target seluruh perangkat pemerintahan di seluruh Indonesia yang teraliri internet pada tahun 2021 merupakan sebuah tantangan besar. Meski begitu, ia masih optimistis bahwa pemerintah bisa memenuhi target tersebut.

Menurutnya, terjangkaunya seluruh kabupaten/kota se-Indonesia pada 2019 nanti dengan jaringan internet broadband, tidak serta merta membuat setiap instansi langsung bisa beroperasi secara online. Dia mengatakan, masih perlu adanya beberapa tahap penerapannya.

"Jumlah sekolah saja ada sekitar 262 ribu sekolah di seluruh wilayah di Indonesia yang harus terhubung internet. Di Jawa mungkin tidak sulit, tapi daerah lain banyak yang belum terjangkau. Maka setelah 2019 nanti tingkat
kabupaten kota terjangkau lanjut ke tingkatan di bawahnya," ujar Rudiantara di Jakarta pada Selasa malam, 25 Juli 2017.

Ia mencontohkan, selain sekolah, perangkat pemerintahan dan penunjang lainnya juga harus teraliri oleh internet seperti puskesmas, kantor lurah dan kantor lainnya.

"Setidaknya ada 10 ribu puskesmas, 74 ribu kantor desa, Polsek, Koram, Korem di daerah-daerah semuanya harus teraliri internet, bertahap selesai sampai 2021," lanjutnya. 

Untuk daerah perbatasan, Kemenkominfo juga sedang mendorong agar jaringan radio dan televisi dapat menjangkau warga di perbatasan. Oleh karenanya, meski mereka berdekatan dengan negara lain, akan tetap dapat menikmati jasa telekomunikasi dari dalam negeri.

"Contohnya Miangas, saya minggu depan mau ke sana memastikan mereka dapat menggunakan jaringan telepon dari operator Indonesia. Akses TV dan internet dan itu harus dari Indonesia," kata Rudiantara. (ase)