Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 18:56 WIB
  • Umur Flash Player Akan Berakhir 2,5 Tahun Lagi

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Afra Augesti
Umur Flash Player Akan Berakhir 2,5 Tahun Lagi
Photo :
  • blogs.adobe
Kantor Adobe Systems.

VIVA.co.id – Perusahaan perangkat lunak Adobe Systems berencana menghapus plug-in Flash Player pada akhir 2020.

Adobe pernah menjadi perangkat primadona, lantaran paling banyak digunakan pengguna internet untuk menonton klip video maupun bermain game online.

Wakil Presiden Pengembangan Produk Adobe Systems, Govind Balakrishnan mengatakan, pihaknya memutuskan untuk mengakhiri Flash Player, karena teknologi lain, HTML5, dinilai cukup matang dan mampu menyediakan alternatif yang layak bagi Flash player.

Seperti diketahui, akhir-akhir ini, Flash Player memang menuai banyak kritik karena kurangnya kode keamanan yang memungkinkan peretas (hacker) untuk menginfeksi komputer.

Karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar fungsi Flash Player telah ditawarkan kepada teknologi pesaingnya, HTML5. "Salah satu manfaat HTML5 adalah bisa digunakan untuk membuat konten multimedia di dalam situs web tanpa mengharuskan pengguna memasang dan memperbarui plug-in khusus," ujar Balakrishnan, dikutip BBC, Kamis, 27 Juli 2017.

Ia tidak menginginkan 'runtuhnya' Flash Player berdampak pada Adobe. Namun, Balakrishnan mengaku akan tetap berkomitmen untuk mendukung Flash Player hingga 2,5 tahun mendatang. "Ini karena pelanggan dan mitra kerja kami harus melakukan migrasi sesuai perjanjian," ujarnya menambahkan.

Saat Adobe Systems mengakuisisi Flash Player dalam pembelian Macromedia pada 2005, teknologinya menjalankan lebih dari 98 persen program pada komputer pribadi/desktop. Namun, penggunaan Flash Player pada Google Chrome justru menurun drastis.

Menurut situs pencari Google, pada 2014, Flash Player digunakan setiap hari oleh 80 persen pengguna desktop. Adapun saat ini jumlahnya hanya 17 persen. Hal ini yang menjadi alasan bagi Google menghapus Flash Player pada akhir tahun lalu. (mus)