Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 1 Agustus 2017 | 14:51 WIB
  • Menkominfo: Kualitas Siaran TV di Jakarta Kalah dari Miangas

  • Oleh
    • Lazuardhi Utama,
    • Fajar Ginanjar Mukti
Menkominfo: Kualitas Siaran TV di Jakarta Kalah dari Miangas
Photo :
  • VIVA.co.id/Agustinus Hari
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, bersama Gubernur Sulawesi Utara dan Menteri Perhubungan meresmikan Bandara Miangas di Kabupaten Talaud pada Rabu, 18 Oktober 2016.

VIVA.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut Pulau Miangas, Sulawesi Utara, yang merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia, saat ini memiliki tangkapan siaran media elektronik yang jauh lebih baik dibanding daerah lainnya di Indonesia.

Hal itu berkat uji coba penyiaran digital yang dilakukan Kominfo di sana. Bahkan, menurut Rudiantara, kualitas siaran di pulau yang terletak di perbatasan Indonesia-Filipina itu jauh lebih baik dari siaran di Jakarta.

Sebab, jika Pulau Miangas telah sepenuhnya menerapkan siaran digital, masih banyak pesawat televisi dan radio di Jakarta yang menangkap siaran analog.

"Kita melakukan uji coba siaran digital di 42 kota dengan menggunakan multiplexer milik TVRI supaya tidak susah. Jadi, boleh dibilang pemerintah yang melakukan pengambilalihan (migrasi dari analog ke digital). Lalu, TVRI Miangas. Semuanya digital. Kita berikan perangkat set top box," ujarnya di Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2017.

Rudiantara melanjutkan, dibanding negara-negara ASEAN, Indonesia memang kalah dalam hal kecepatan migrasi siaran media elektronik.

Bahkan, Myanmar, negara yang notabene demokrasinya belum sematang Indonesia sudah menerbitkan regulasinya yang lebih baik dalam hal siaran digital.

Ia juga menyampaikan peraturan perundang-undangan yang dibutuhkan supaya migrasi bisa diterapkan di seluruh Indonesia saat ini masih belum menjadi prioritas pembahasan di Komisi I DPR.

Meski demikian, Kominfo terus melakukan persiapan, selain uji coba tapi juga perampungan rancangan undang-undang. "Untuk masalah digitalisasi penyiaran kami memang masih menunggu langkah DPR," ujar Rudiantara.