Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 9 Agustus 2017 | 10:24 WIB
  • Patagotitan mayorum, Dinosaurus Setara Pesawat Boeing 737

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Patagotitan mayorum, Dinosaurus Setara Pesawat Boeing 737
Photo :
  • ww.mirror.co.uk/PA
Fosil tulang dinosaurus Patagotitan mayorum

VIVA.co.id – Peneliti mengonfirmasi fosil dinosaurus baru yang ditemukan di Argentina telah memecahkan rekor. Dinosaurus yang ditemukan di Patagonia, Argentina menjadi hewan purba terbesar yang pernah ditemukan di Bumi. Bobot dinosaurus yang dinamakan Patagotitan mayorum mencapai 65 ton atau setara dengan bobot pesawat Boeing 737-900. Peneliti bahkan menduga bobot dinosaurus ini sebenarnya bisa mencapai 77 ton.

Dikutip dari USA Today, Rabu 9 Agustus 2017, penamaan dinosaurus itu merujuk pada penemuan fosil hewan purba secara tak sengaja oleh keluarga petani Mayo di Patagonia, Argentina pada 2010. 

Setelah mendalami fosil itu peneliti akhirnya bisa merinci fisiologi hewan purna tersebut. Patagotitan mayorum panjangnya mencapai 36,5 meter, atau hampir menyamai panjang pesawat Boing 737-900. 

"Saya tak berpikir rekor ini (dinosaurus terbesar) akan bertahan selamanya. Tapi sejauh ini dari dinosaurus ini kita bisa mengenali spesies yang valid. Kita tak punya (dinosaurus) lain sebesar Patagotitan," jelas salah satu pemimpin studi, Diego Pol dari  Egidio Feruglio Museum of Paleontology, Argentina. 

Tim peneliti menjelaskan, kemungkinan dinosaurus ini hidup sekitar 100 juta tahun lalu di area Amerika Selatan. Patagotitan mayorum merupakan dinosaurus vegetarian karena kala itu iklim di Bumi masih lebih hangat dan tanaman berbunga merajai Bumi. Dinosaurus terbesar ini kemungkinan mengonsumsi makanan sekitar 907 kilogram per hari. 

Dalam studinya, Pol dan timnya mengekskavasi fosil sampel enam Patagotitan berbeda dari keluarga Mayo. Mereka mengumpulkan setidaknya 150 tulang termasuk 30 persen dari tulang Patagotitan mayorum. Fosil spesies ini ditemukan dalam sebuah bidang kluster, beberapa fosil diduga telah mati pada era yang sama. Fosil Patagotitan digali dari berbagai wilayah tertentu, hal ini kemungkinan fosil tersebut terbawa oleh banjir.

Selama ini, fosil tulang rakasasa dinosaurus masuk dalam kelompok yang disebut Titanosaurus. Biasanya fosil Titanosaurus ditemukan dalam bentuk potongan tulang saja. 

Temuan dan konfirmasi dinosaurus terbesar ini disambut syukur oleh peneliti di luar tim Pol. Peneliti dari Carnegie Museum of Natural History, Matthew Lamanna mengakui fosil dari Argentina itu merupakan fosil hewan yang sangat besar dan tergolong langka ditemukan.

"Patagotitan akan terus menghasilkan wawasan tentang anatomi dan biologi, bahkan wawasan tentang dinosaurus seukuran Titanosaurus pada tahun-tahun yang akan datang," ujar Lamanna.