Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 10:00 WIB
  • Facebook Rilis Fitur Mirip YouTube

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Facebook Rilis Fitur Mirip YouTube
Photo :
  • REUTERS/Philippe Wojazer
media sosial facebook

VIVA.co.id – Facebook mengumumkan fitur video baru pada platformnya. Media sosial raksasa itu merilis fitur baru Watch, mengingat pengguna Facebook tergolong antusias dengan konten video. 

Menurut pengamatan Facebook, pengguna mulai mencari video di News Feed dan saling berkomunikasi. Hal ini lah yang mendorong Facebook menyediakan Watch. 

Dikutip dari blog Facebook, Kamis 10 Agustus 2017, Watch merupakan platform rangkaian video langsung atau rekaman dari berbagai pertunjukan, reality show, komedi sampai pertandingan olahraga. Dilihat dari bentuk platformnya, Watch memang mirip dengan tampilan YouTube. Pengguna bisa mengomentari video dan bisa saling bertegur sapa, diskusi dengan pengguna lain sampai bisa tergabung dengan grup Facebook khusus tentang video yang dimaksud. 

Menariknya, pengguna bisa mempersonalisasikan konten video pada Watch ini berdasarkan minat dan kebutuhan. Pada Watch terdapat fitur Watchlist yang membantu pengguna tidak ketinggalan dengan tayangan favoritnya.

"Watch akan tersedia pada mobile, desktop, laptop dan aplikasi TV kami," tulis Direktur Produk Facebook, Daniel Danker. 

Danker mengatakan, Watch dihadirkan sebagai rumah bagi semua kreator dan penerbit konten video. Sebagai langkah awal, Facebook menyokong para kreator konten dengan mendanai pembuatan video. 

Laman The Verge menuliskan, dengan menghadirkan Watch, Facebook bisa mendapat sumber baru pendapatan bagi perusahaan sebab media sosial besutan Mark Zuckerberg itu mulai kehabisan ruang mengeruk pundi pendapatan dari iklan di News Feed. 

Hadirnya Watch juga dipandang The Verge, bisa menjadi ancaman strategis bagi platform pemasok video seperti YouTube, Amazon dan Netflix. Tantangan bagi Facebook yakni bagaimana bisa memastikan pengguna bertahan lama menonton video di Watch, termasuk kemungkinan ada iklan di tengah menonton video tersebut.

Danker menuturkan, untuk saat ini sementara sudah ada puluhan pertunjukan yang tersedia di Watch, tapi seiring Watch tersedia secara global, dia yakin nanti bakal ada ratusan pertunjukan video tersedia pada fitur tersebut.