Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 8 September 2017 | 15:30 WIB
  • Jalanan Abu-abu Bisa Redam Dampak Perubahan Iklim

  • Oleh
    • Siti Sarifah Alia,
    • Mitra Angelia
Jalanan Abu-abu Bisa Redam Dampak Perubahan Iklim
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Ilustrasi jalan raya

VIVA.co.id – Sebuah jalanan berwarna abu-abu di kota Los Angeles, Amerika Serikat, dianggap bisa menjadi contoh untuk memerangi dampak perubahan iklim. Di tengah kondisi terik, jalanan itu akan bisa memancarkan hawa adem.

Kota Los Angeles ternyata merupakan kota pertama yang menguji cat pendingin atau yang diberi merek CoolSeal. Inovasi cat pendingin diuji coba pada satu titik lahan parkiran yang dianggap paling panas di wilayah itu. CoolSeal sebagai pencegah pemanasan global alias global warming ini pun dianggap berhasil meminimalisasi hawa panas.

"Kami menemukan bahwa penurunan suhu menggunakan CoolSeal mencapai 10 derajat celsius," ujar Greg Spotts, pejabat Kota Los Angeles, dikutip Science Alert, Jumat, 8 September 2017.

CoolSeal memiliki warna abu-abu. Cat ini awalnya dikembangkan untuk menyembunyikan panas yang dibuat oleh landasan terbang, sehingga tidak bisa terlihat oleh mata-mata satelit.

Setelah melihat potensinya dan dicobakan pada jalan, Spotts percaya CoolSeal bisa digunakan untuk meredam panas.

Menurut riset, begitu sebuah kota mencapai lebih dari satu juta orang, suhu bisa naik hingga 12 derajat celsius. Penduduk pun menggunakan pendingin udara atau AC, ini termasuk pemborosan energi.

Spotts menegaskan, jika Los Angeles berkomitmen menggunakan CoolSeal sebagai 'pendingin aspal', berpotensi menurunkan suhu udara 1-2 derajat celsius, selama 20 tahun ke depan.

Tapi tetap, Spotts menambahkan, SealCool bukan satu-satunya cara inovatif yang muncul dan bisa meredakan panas perkotaan. Studi telah menunjukkan bahwa peningkatan tumbuhan hijau di sebuah kota dan memelihara tanaman di rumah juga dapat mengurangi suhu, serta menyerap karbon dioksida.