Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 17 Oktober 2017 | 20:40 WIB
  • Pasang Surut Pabrik Kapal BPPT

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis,
    • Mitra Angelia
Pasang Surut Pabrik Kapal BPPT
Photo :
  • VIVA.co.id/Mitra Angelia
Fasilitas pembuat dan penguji kapal BPPT di Surabaya

VIVA – Kepala Balai Teknologi Hidrodinamika Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Taufiq Arif Setyanto menyebutkan pendapatan bruto BTH tahun lalu mencapai Rp8,2 miliar.

Pendapatan tersebut berkat 'orderan' desain dan pengujian bangunan apung seperti kapal dari lembaga-lembaga dan perusahaan swasta. Ada sekitar 40-an desain dan pengujian bangunan apung yang dikerjakan oleh BTH pada tahun ini.

Tapi, Taufiq menyebutkan, pendapatan yang didapat BTH tahun lalu tidak sejaya pada 2000-an. Apalagi fasilitas bangun apung BTH saat ini sudah tergolong tua dan tidak layak untuk jadi fasilitas uji coba.

"Tahun 2005 ke sana, waktu eksplorasi minyak dan gas, BTH berjaya. Sejak lima tahun belakangan kita banyak menolak 'orderan'," ujar Taufiq ditemui di Gedung BTH, Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 17 Oktober 2017.

Sekretaris Utama BPPT, Soni Solistia Wirawan mengatakan, untuk perbaikan fasilitas BTH, BPPT menganggarkan Rp110 miliar untuk BTH. Tahun ini, kata Soni, BPPT mendapat penambahan anggaran sebesar Rp260 miliar. Dari dana tersebut, setelah sebagian besar untuk BTH, sisanya dibagikan untuk perbaikan fasilitas unit BPPT lainnya.

"Kenapa sebanyak itu? Pertimbangannya jelas, fokus kabinet sekarang, kemaritiman fokus utama, ada Hankam, niaga dan energi, semua berkaitan," jelas Soni.

Maka dari itu, diperlukan perbaikan fasilitas BTH untuk mendukung kemandirian bangsa dalam hal teknologi bangunan apung.

Taufiq menuturkan, nominal perbaikan fasilitas memang tidak sebanding dengan pendapatan bruto yang dihasilkan BTH. Tapi, Taufiq menegaskan, fasilitas perbaikan paling utama adalah untuk kemandirian bangsa.

Dia mengatakan dari sisi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), jika pengujian dilakukan di Indonesia maka akan ada kenaikan TKDN pada tahapan desain kapal.