Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 24 Oktober 2017 | 11:18 WIB
  • Gara-gara Tesis Stephen Hawking, Situs Kampus Down

  • Oleh
    • Amal Nur Ngazis
Gara-gara Tesis Stephen Hawking, Situs Kampus Down
Photo :
  • Facebook/Stephen Hawking/CERN/Laurent Egli 2012
Stephen Hawking

VIVA – Gara-gara banyak pengguna Internet yang ingin mengakses tesis Stephen Hawking, situs repositori Universitas Cambridge, Inggris, mengalami gangguan alias down.

Pejabat kampus tersebut menjelaskan, memang tesis Hawking setebal 134 halaman merupakan dokumen yang paling banyak diminta dalam repositori Universitas Cambridge. Beberapa bulan lalu saja, sudah ada ratusan orang mengantre untuk bisa mengunduh dokumen tesis tersebut.

Juru bicara Universitas Cambridge, Stuart Robert, mengakui kampusnya menerima banyak permintaan pengunduhan tesis Hawking. Kurang dari 24 jam sejak tesis tersebut tersedia secara daring, sudah ada hampir 60 ribu unduhan dokumen tersebut. 

"Dampaknya, pengunjung yang mengakses situs open access kami menemukan performa situs lelet dibanding biasanya dan untuk beberapa saat (situs) tak tersedia," jelas Robert, seperti dikutip dari Washingtonpost, Selasa 24 Oktober 2017. 

Dalam tampilan halaman, situs yang menyediakan tesis tersebut tertera keterangan situs tak bisa memenuhi keinginan pengguna internet. Pada halaman situs itu tertera keterangan: 

This site can’t be reached
The connection was reset.

Try:

Checking the connection
Checking the proxy and the firewall
Running Windows Network Diagnostics
ERR_CONNECTION_RESET

Sebelumnya, awal pekan ini Hawking memutuskan tesis doktoralnya, Properties of Expanding Universes, yang mengungkap bagaimana alam semesta berkembang tersedia di perpustakaan digital yang dikelola Universitas Cambridge, Inggris. 

Hawking berharap, tesisnya tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh publik dalam mengkaji alam semesta. 

"Dengan membuat tesis doktoral menjadi terbuka online, saya berharap menginspirasi orang di seluruh dunia untuk melihat bintang-bintang. Bagaimana mendalami tempat kita di alam semesta dalam rangka mencoba dan memahami alam semesta," ujar Hawking dalam pernyataannya.

Universitas besar di Inggris itu mengatakan, per bulan, catatan katalog perpustakaan kampus itu telah ratusan kali dilihat oleh akademisi. Malah dalam bulan terakhir ini, ratusan pembaca telah meminta bisa mengunduh seluruh tesis. 

Perpustakaan Universitas Cambridge selama ini sudah menyediakan secara daring karya-karya peneliti dunia, di antaranya Isaac Newton dan Charles Darwin. (ren)